"Hah?"
Semua orang menegang mendengar kata itu. Yeo-woon belum banyak memberi perintah atau arahan sampai sekarang, jadi tugas apa itu? Hu Bong bertanya dengan raut bingung, "Master... tugas apa yang kau..."
"Kalian harus menyelesaikan dua tugas sampai aku keluar dari ruang tertutup. Ini bukan permintaan, tapi perintah."
Mendengar suara Yeo-woon, semua anggota bangkit dari tempat duduk. Kalau itu perintah Master, mereka harus mengikutinya.
"Pertama, kalian semua harus lulus ujian keempat sebelum aku keluar."
"S-semua?"
Jin Guuk, anggota dari keluarga prajurit biasa, bertanya balik dengan ragu. Dia lulus ujian ketiga nyaris hanya karena keberuntungan, jadi dia tidak yakin bisa lulus ujian keempat juga. Anggota lain dari klan tingkat rendah juga merasa cemas. Tapi mereka yang dari klan tingkat tinggi, termasuk Six Swords, langsung menjawab.
"Ya, Master!"
Yang paling keras berseru adalah Wu Sojung yang tidak terlalu memedulikan yang lain. Six Swords sudah berada di tingkat master mapan, jadi tidak akan lama bagi mereka menyelesaikan perintah pertama Yeo-woon.
'Arahnya bagus, tapi mungkin terlalu berat.'
Dia tidak banyak bicara, tapi Che Takim khawatir pada Hu Bong, Machil, Jin Guuk, dan yang lain. Tentu saja mereka ingin lulus ujian keempat, tapi mereka tahu itu juga tidak mudah.
"Tugas berikutnya adalah ini."
Yeo-woon lalu mengetuk tumpukan buku di lantai. Itu yang sejak awal membuat anggotanya penasaran.
"Ini buku-buku ilmu bela diri yang kuberikan kepada kalian semua. Pelajari semuanya."
"Hah?"
Anggota yang bingung melirik buku-buku itu. Semuanya terbuat dari kertas bersih dan baru, artinya itu salinan baru, tapi mereka tidak menyangka itu salinan buku ilmu bela diri.
'Tunggu...'
Mata Mun Ku membelalak saat menyadari sesuatu. Beberapa hari terakhir, tangan atau pakaian Yeo-woon penuh tinta dan Mun Ku menggoda dia soal itu.
'Pangeran! Kenapa kau berjalan ke mana-mana dengan tinta di badan setiap hari? Di wajahmu juga ada.'
'...Aku ada urusan.'
Saat dia membersihkan wajah Yeo-woon dengan saputangannya, Yeo-woon jadi malu dan wajahnya memerah. Mun Ku geli dengan reaksi Yeo-woon sehingga dia tidak terlalu memikirkan alasan sebenarnya.
'Jadi, dia selama ini menulis semua itu?'
Jumlahnya tampak banyak. Membayangkan Yeo-woon terkunci di kamar pribadi, menulis semua buku itu membuatnya tertawa, dan dia juga jadi iba.
'Kalau dia bilang, aku akan membantunya.'
Sedangkan Ko Wanghur dan Che Takim sedang memikirkan hal lain.
'Apakah Master mencoba membagikan buku ilmu bela diri yang dia dapat dari lantai empat?'
'Master menyalin buku ilmu bela diri tingkat master dari lantai empat untuk anggota yang lebih lemah...!'
Kedua pria itu tersentuh oleh tindakan Yeo-woon. Sangat jarang pendekar membagikan ilmu bela diri yang dia dapatkan.
"Kalian bisa mengambilnya saat namamu kupanggil. Hu Bong."
Yeo-woon masih menganggap Hu Bong sebagai pelayan nomor satu, jadi dia memanggilnya lebih dulu.
"Ya!!! Master!!"
Hu Bong cepat berlari ke Yeo-woon, bersemangat karena akan diberi buku ilmu bela diri. Tapi yang diberikan Yeo-woon bukan hanya satu buku, melainkan tiga.
"Hah? ....A-apa!"
Seruan kaget Hu Bong membuat semua kadet penasaran. Mata Hu Bong membelalak saat dia bergumam menyebutkan judul buku dengan tangan gemetar.
"Sword of Illusion?!!"
"A-apa?!"
Semua kadet terkejut mendengarnya. Sword of Illusion adalah ilmu bela diri yang dipakai klan tingkat tinggi di Demonic Cult. Dan bukan hanya itu.
"M-Master... ini..."
Hu Bong kehilangan kata-kata dan Ojong menggodanya.
"Hu Bong! Apa itu?! Katakanlah, demi Tuhan!"
"I-itu jurus pedang dari Fire Mountain Clan, dan Kicks of Iron dari Iron Clan!"
"AAAapa!!!"
Ojong begitu terkejut sampai dia ikut berseru. Wajar saja, karena kedua ilmu bela diri itu adalah ilmu tingkat master dari Orthodox dan Unorthodox. Bahkan kadet yang belum pernah turun ke dunia persilatan tahu tentang Fire Mountain Clan dari Orthodox dan Iron Clan dari Unorthodox.
Para anggota mulai panik. Mereka sudah terkejut dengan dibagikannya ilmu bela diri dari klan-klan tingkat tinggi di dalam sekte, tapi mereka tidak menyangka perpustakaan itu juga punya buku dari klan Orthodox dan Unorthodox.
"M-Master! Bagaimana kau bisa menyalin tiga buku ini?!"
Ko Wanghur begitu terkejut sampai gagap. Menyalin satu buku saja sudah sulit, tapi dia tidak menyangka Yeo-woon menyalin total tiga buku untuk anggotanya.
"Mungkin tidak cukup kalau kita hanya punya ilmu bela diri dari sekte kita. Lebih baik kita mempelajari ilmu bela diri dari Orthodox dan Unorthodox untuk masa depan."
Itu sebabnya Yeo-woon menyalin tiga buku untuk setiap anggota. Agar mereka mempelajari ilmu bela diri atau berbagai cara mempersiapkan diri untuk masa depan ketika mereka pergi ke dunia persilatan.
"Master!!"
Hu Bong begitu tersentuh sampai dia berseru, lalu turun ke tanah dan bersujud. Dia tidak menyangka Yeo-woon akan berbuat sejauh itu untuk anggotanya. Hu Bong berasal dari klan tingkat menengah dan tidak pernah bermimpi mempelajari ilmu bela diri tingkat master.
Hu Bong membenturkan kepalanya ke tanah dan berseru, "Aku akan mengabdi padamu seumur hidupku atas kebaikan ini! Aku akan melaksanakan perintahmu!"
Buku ilmu bela diri tingkat master sangat dimuliakan oleh para pendekar ini. Anggota lain, terutama yang dari klan lemah, semuanya berkaca-kaca karena terharu.
'Ahh... dia sudah berbuat begitu banyak untuk kita!'
'Aku akan mengabdi padanya selamanya!'
Mereka merasa sudah membuat pilihan yang tepat dengan bergabung ke pasukan Yeo-woon.
Namun, mereka tidak tahu bahwa 99 buku sisanya tidak sama. Masing-masing berisi ilmu bela diri yang berbeda.