Chapter 1004 - Rencana Number One Deity
Setelah memutuskan untuk tidak meninggalkan Ten Absolute City, Dao Sovereign dan tiga lainnya kembali menonton pertarungan.
Mereka bahkan tidak khawatir sedikit pun.
Seberapa pun gilanya rencana Number One Deity—
tidak mungkin dia langsung menghancurkan Ten Absolute City.
Hampir semua kekuatan puncak Chaos berkumpul di sini.
Bahkan kalau dia membawa semua Destruction Authority General—
tetap tidak cukup!
Setelah Dao Sovereign kalah—
Universe Sage King juga ikut tumbang.
Situasi langsung makin tegang.
Para penonton benar-benar tidak bisa menebak siapa yang akan jadi Eternal Peak.
Sementara itu—
Han Huang vs Formless World…
masih imbang!
Keduanya brutal.
Bahkan banyak yang mulai berpikir—
mereka bakal saling hancur!
Di sisi lain—
Huang Zuntian (yang mengalahkan Dao Sovereign) mulai beristirahat.
Murong Qi (yang mengalahkan Universe Sage King) juga tidak terburu-buru.
Masih ada lima orang tersisa.
Mustahil terus one-on-one.
Pertarungan kacau… hanya tinggal menunggu waktu.
Formless World terus menekan dengan Formless Transcendent Technique.
Tapi tetap—
tidak bisa mengalahkan Han Huang.
Pendukungnya mulai berkeringat 😅
Dunia terus runtuh.
Ledakan di mana-mana.
Formless World kembali memukul mundur Han Huang—
tapi tetap tidak bisa menang.
Han Huang terlihat semakin babak belur…
tapi justru—
matanya makin bersinar!
Semangatnya makin gila!
Formless World mulai merasa aneh.
Gue lagi lawan orang… atau lagi dipermainkan?
Dia mulai kesal.
Rune hitam di sekitarnya semakin banyak.
Wajah besar di belakangnya makin jelas—
dan makin menyeramkan!
Auranya terus naik!
Hari berikutnya—
Heavenly Constellation Fiendcelestial mengalahkan Zhou Song’s Great Dao Heaven.
Tapi dia juga terluka parah.
Belum bisa lanjut.
Di hari yang sama—
Guan Bubai kalah dari Great Heavenly God King.
Langsung dipulangkan oleh Ultimate God of Punishment.
Namun—
Great Heavenly God King juga luka berat.
Ikut meditasi.
Sekarang…
yang masih bertarung serius—
cuma dua:
Han Huang vs Formless World.
Dan mereka…
belum ada tanda berhenti.
Hari demi hari berlalu.
Keduanya terus bertarung.
Berpindah-pindah.
Menghancurkan dunia sepanjang jalan.
Kalau terus begini—
Consciousnessless Great Dao World bisa hancur duluan sebelum ada pemenang 😅
Sementara itu—
Huang Zuntian, Murong Qi, Heavenly Constellation Fiendcelestial, dan Great Heavenly God King…
masih menunggu.
Akhirnya—
Murong Qi dan Heavenly Constellation Fiendcelestial saling pandang.
Bangkit.
Tiba-tiba—
Great Heavenly God King bicara:
“Kenapa tidak kita masuk saja dan kalahkan Formless World?”
“Aku bisa lihat—Han Huang bukan lawannya.”
“Kalau kita tetap one-on-one, dan Han Huang kalah…”
“Formless World bisa pulih…”
“Bukannya itu lebih berbahaya?”
Murong Qi dan Heavenly Constellation Fiendcelestial terdiam.
Masuk akal.
Tapi…
target mereka jelas:
Formless World.
Bukan Han Huang.
Namun—
kalau Han Huang kalah duluan?
Game over.
Huang Zuntian ikut bicara,
“Di Chaos, tidak selalu ada duel satu lawan satu.”
“Lebih sering… kacau balau.”
“Daripada mikir terus, mending kita semua turun.”
“Lagipula penonton juga pasti menunggu ini.”
Murong Qi dan Heavenly Constellation Fiendcelestial saling pandang.
Sepakat.
Empat jenius—
langsung terbang!
Menuju battlefield utama!
Ultimate God of Punishment melihat dari jauh.
Mengernyit.
Lalu melirik—
Azure Heaven Mystic.
Dia masih duduk…
menyerap Spirit Qi dunia ini.
Auranya terus naik!
Ultimate God jadi ragu.
Ia teringat pesan suara sebelumnya.
Situasinya…
mulai rumit.
Di Ten Absolute City—
semua langsung heboh!
“Ini baru seru!”
“Harusnya dari awal begini!”
“Hidden Sect tadi katanya dominan?”
“Eternal Peak sejati harus bisa menang meski dikeroyok! Kayak Divine Might Heavenly Sage!”
“Formless World dalam bahaya!”
Enam jenius sekarang bertarung!
Kacau total!
Semua saling serang!
Mystical Power meledak ke mana-mana!
Bahkan Formless World sempat kewalahan—
tapi masih bertahan berkat Formless Transcendent Technique.
Murong Qi dan Heavenly Constellation Fiendcelestial bahkan ikut menyerang Han Huang!
Tapi—
Han Huang malah makin senang!
“Bagus! Mantap!”
Dia tertawa liar!
Mengeluarkan divine weapon—
dan langsung menyerbu pusat pertempuran!
Sementara itu…
di luar perhatian semua orang—
Number One Deity muncul…
di belakang Azure Heaven Mystic.
Ultimate God of Punishment melihat—
tapi tidak menghentikan.
Number One Deity langsung menyatu ke dalam tubuh Azure Heaven Mystic!
Mata Azure Heaven Mystic terbuka.
Ia berdiri.
Lalu—
berjalan ke arah pintu masuk Chaos.
Petir bergemuruh.
Ia melompat masuk—
dan menghilang.
Di sisi lain…
di aula—
clone Ultimate God of Punishment mengirim pesan ke Han Jue.
Ia menjelaskan—
bahwa ia telah membuat kesepakatan dengan Number One Deity.
Han Jue:
…speechless.
Kok bisa gampang banget percaya?
Ternyata—
Number One Deity membawa nama besar:
Primordial Ancestor God
Laozi
Formless Transcendent Deity
Chaotic Consciousness
Ia bahkan bilang—
Divine Might Heavenly Sage juga setuju.
Dan menyebut Dao Sovereign dkk sebagai bukti.
Makanya Ultimate God percaya.
Dan tidak tanya Han Jue—
takut mengganggu rencana.
“Kalau gagal, aku tanggung sendiri. Kalau berhasil, kamu bisa kultivasi dengan tenang tanpa ancaman di atasmu.”
Han Jue mendengar ini—
dan malah menilai Ultimate God lebih tinggi.
Masih waras.
Dia tidak sepenuhnya percaya—
hanya coba peruntungan.
Kalau menolak—
bisa memusuhi semua pihak besar sekaligus.
Dilema.
Han Jue lalu berkata pelan,
“Berikan aku secercah jiwamu.”
Clone Ultimate God langsung memberikannya.
Cepat.
Tanpa ada yang sadar.
Han Jue kembali menonton.
Seolah tidak terjadi apa-apa.
Hari berikutnya—
Han Jue merasakan sesuatu.
Fluktuasi ruang…
di pinggiran Ten Absolute City.
Seseorang…
sedang membuat formation.
Tujuannya jelas—
menjebak seluruh kota.
Rencana Number One Deity:
Mengunci Ten Absolute City
Memutus Supreme Rules
Menahan 90% kekuatan Chaos di satu tempat
Dengan begitu—
saat dia menyerang Supreme Rules…
tidak ada yang bisa menghalangi.
Lalu bagaimana dengan Ninth Chaos?
Santai saja.
Sudah ada dua eksistensi transenden…
yang siap menahannya.
Rencana ini—
benar-benar gila.
Dan kalau berhasil—
Chaos… tamat.