Chapter 1056 - Seluruh Sisi Chaos


Perjalanan Yu Yuan di Chaos akhirnya masuk jalur yang benar.


Di saat yang sama—


Chaotic Assembly ketiga kembali memanas.


Setelah puluhan juta tahun, generasi jenius baru bermunculan.


Semua mengincar satu hal:


Supreme Divine Throne.


Simbol tertinggi bagi para jenius.


Sepuluh ribu jenius teratas dari dua Chaotic Assembly sebelumnya?


Sudah jadi tokoh besar.


Nama mereka mengguncang puluhan juta domain di Chaos.


Kalau Ten Absolutes?


Itu sudah level legenda hidup.


Eksistensi yang bikin dunia gemetar.


Dengan latar belakang seperti itu—


Status Chaotic Assembly?


Langsung naik ke level “event wajib nonton”.



Han Jue?


Dia memutuskan…


Nggak ikut.


Ngapain capek-capek.


Dia punya clone di tiga Dao Field.


Kalau ada murid yang mau ikut—


Tinggal cari clone-nya.


Simple.



Jutaan tahun berlalu.


Han Jue sekarang berusia 110 juta tahun.


Tapi—


Nggak ada reward pilihan muncul.


Sebagai gantinya…


Muncul tambahan Creation Heaven’s Chosen.


Artinya?


Siklus reward sekarang berubah.


Harus nunggu 100 juta tahun sekali.


Lebih lama.


Tapi—


Harusnya hadiahnya juga lebih gila.


Han Jue langsung mikir.


“Kayaknya… retreat harus dinaikin jadi 10 juta tahun sekali.”


5 juta tahun?


Sekarang terasa pendek.


Standar naik.



Seperti biasa, dia cek email.


Dan hasilnya?


Sepi.


Dibanding puluhan juta tahun sebelumnya—


Yang isinya full PvP antar kenalan…


Sekarang damai.


Aneh.


Han Jue menoleh ke Shan’e.


“Shan’e, Chaotic Assembly akan segera dimulai. Mau ikut?”


Shan’e langsung buka mata.


“Boleh…?”


Nanya dengan hati-hati, takut PHP.


Han Jue tersenyum.


“Tentu. Tapi setelah kembali… lanjut kultivasi.”


Shan’e langsung sumringah.


“Terima kasih, Leluhur!”


“Pergi bersama para Ancestral Mother-mu. Lindungi mereka.”


“Siap!”



Han Jue berdiri dan keluar.


Dia mengunjungi para Dao Companion-nya.


Xing Hongxuan.


Qingluan’er.


Xuan Qingjun.


Fairy Xi Xuan.


Chang Yue’er.


Semua antusias.


Event besar gini?


Sayang kalau dilewatkan.


Han Jue nggak melarang.


Nanti dia akan kirim mereka ke Dao Field kedua.


Gabung dengan:


Li Yao.


Dao Comprehension Sword.


Dan para Fiendcelestial lainnya.


Dengan lineup itu?


Mau Chaos rusuh juga aman.


Li Yao sendiri selama ini low profile.


Tapi tiap Han Jue nengok—


Kultivasinya selalu naik drastis.


Sekarang?


Sudah mencapai perfected Great Dao Supreme Realm.


Dan masih grinding.


Ngeri.


Dengan dia + Chaotic Fiendcelestials…


Dominate Chaos?


Tinggal tunggu waktu.



Beberapa hari kemudian—


Han Jue datang ke Dao Field kedua.


Dao Comprehension Sword langsung lari nyamperin.


Antusias banget.


Li Yao membuka mata.


Tatapan tenang.


Han Jue duduk.


Mereka ngobrol soal kultivasi.


Dua jam kemudian—


Masuk simulation trial.


Han Jue vs Li Yao + Dao Comprehension Sword.


Tujuannya?


Cek progres.


Keduanya sama-sama Chaotic Fiendcelestial.


Potensi hampir setara.


Tapi—


Li Yao lebih fokus.


Dao Comprehension Sword kadang santai.


Jadi gap pengalaman kebentuk.


Pertarungan dimulai.


Han Jue?


Nggak nyerang.


Cuma berdiri.


Ngeliatin mereka spam Mystical Power.


Dia langsung sadar—


Dao Li Yao sudah berubah.


Dulu Sword Dao.


Sekarang?


Dao of Weapons.


Semua jenis senjata.


Menggunakan Great Dao sebagai bentuk senjata.


Lebih fleksibel.


Lebih tajam.


Lebih mematikan.


Sementara Dao Comprehension Sword?


Masih setia dengan Sword Dao.



Lima menit kemudian—


Selesai.


Keduanya menyerah.


Han Jue belum gerak sama sekali.


Li Yao menghela napas.


“Mau sekeras apa pun kita kultivasi… jarak ini nggak mengecil.”


Dao Comprehension Sword mengangguk.


Matanya penuh kagum.


Han Jue mulai diskusi Dao dengan Li Yao.


“Aku memasukkan berbagai senjata ke dalam Dao. Tapi sebenarnya aku mengendalikan Dao itu sendiri. Tujuanku adalah mengendalikan semua kekuatan.”


“Dao-ku adalah… mengendalikan Dao.”


Dia serius.


Han Jue mengangguk.


“Itu jalan yang bagus.”


“Kalau kamu mengendalikan Dao, kamu bisa membalik sebab-akibat.”


“Menggunakan berbagai divine weapon sebagai formation…”


“Kamu bisa membalik bintang dan menghancurkan dunia.”


Diskusi Dao dimulai.


Dao Comprehension Sword duduk diam.


Mendengarkan seperti murid teladan.



Seribu tahun berlalu dalam diskusi.


Puluhan tahun dalam interaksi santai.


Han Jue akhirnya kembali ke Dao Field ketiga.


Dia duduk di atas 36th-grade Reincarnation World Destruction Black Lotus.


Dan mulai “scroll map” Chaos.



Target pertama:


Yu Yuan.


Sekarang?


Sudah fully masuk Creation Emperor Court.


Dan—


Naik cepat.


Namanya mulai dikenal.


Dengan adanya Han Huang—


Creation Emperor Court jadi makin ditakuti.


Semua kekuatan besar?


Auto waspada.


Dari situasi sekarang—


Creation Emperor Court hampir unstoppable.


Saat Endless Era datang?


Mereka pasti dapat providence besar.



Han Jue lanjut lihat:


Life.


Sudah menyebar ke pinggiran Chaos.


Tapi sekarang low profile.


Nggak banyak gerak.


Hmm… mencurigakan.



Dia cari Huang Zuntian.


Nggak ada.


Aura hilang dari seluruh Chaos.


Han Jue cek friend list.


Masih hidup.


Berarti aman.


Dan jujur—


Dia lebih percaya Huang Zuntian daripada Han Huang.


Orang ini…


Master survival.


Level dewa.



Selanjutnya:


Li Daokong.


Sekarang jadi Calamity Life Controller terkuat.


Leader Life faction.


Sudah beberapa kali spar dengan Laozi.


Menang-kalah seimbang.


Sword Dao-nya?


Sudah jadi puncak.


Role model bagi semua sword cultivator.



Shi Dudao dan Jing Tiangong?


Masih di Life faction.


Sebagai “pengikut Dark Forbidden Lord”.


Tapi—


Karena boss-nya lama nggak muncul…


Mereka mulai goyah.


Kepercayaan diri turun.


Kasihan juga.


Boss-nya lagi sibuk farming 😌



Han Jue lanjut ke Heavenly Dao.


Sudah mentok.


Sekarang jadi penguasa satu wilayah.


Di bawah Divine Robe Daoist.


Masalahnya—


Sekitar mereka semua faksi Transcendent.


Mau ekspansi?


Langsung dikepung Great Dao Divine Spirits.


Heavenly Venerate Xuan Du?


Nyerah.


Stop ekspansi.


Han Jue merasa—


Cukup.


Tanpa dia, Heavenly Dao nggak mungkin sampai sini.


Harusnya sudah bersyukur.


Lagipula—


Itu bukan Great Dao World miliknya.


Dia nggak wajib all-in bantu.



Satu hal yang masih bikin dia mikir:


Heavenly Dao ini…


Punya Pangu?


Atau Dao Ancestor?


Pangu sudah hidup lagi.


Tapi jauh dari Heavenly Dao.


Dan…


Nggak ada hubungan sama sekali.


Semakin dilihat—


Semakin aneh.


Ada sesuatu di balik layar.



Terakhir—


Han Jue melihat Ultimate Origin World di blank domain.


Dan…


Lagi perang besar.


Ratusan Chaotic Fiendcelestials bertarung.


Termasuk:


Ultimate Origin Soul Race.


Nether Race.


Rebutan apa?


Hak bicara.


Siapa yang jadi “penguasa”.


Han Jue cuma nonton.


Nggak ikut campur.


Karena—


Dia sendiri yang setting ini semua.


Life Fiendcelestial pertama sudah terhubung dengan Nether Race.


Dan itu…


Karena dia.


Jadi hasil akhirnya?


Sudah jelas.


Nether Race menang.


Tapi—


Kalau nggak perang dulu…


Yang lain nggak bakal tunduk.


Jadi ya…


Biarkan saja.


Toh kalau mati?


Dia bisa bikin lagi.


Factory Chaotic Fiendcelestial.


Santai.



Han Jue menyipitkan mata.


Chaotic Fiendcelestials di Ultimate Origin World…


Sudah mulai berubah.


Suatu hari nanti—


Mereka bukan lagi Chaotic Fiendcelestials.


Tapi—


Ultimate Origin Fiendcelestials.


Tentu saja…


Masih jauh di bawah Han Jue.


Dia itu Extreme Dao Ultimate Origin Body.


Levelnya beda.


Mereka?


Cuma “keturunan”.


Masih jauh dari bapaknya 😏

Komentar

Untuk berkomentar, silakan login dengan Google .
Tekan ▶ untuk mulai membaca
0% 100%