Chapter 1138 - Mencapai Dao Lewat Keluarga
“Anak ini lumayan juga…”
“Hmph, keluarga Han kok bisa punya keturunan sejahat ini? Cari mati dia…”
“Kasihan banget… hidup sendirian terus. Untung aku lihat dan datang nolong.”
“Yang ini juga oke. Tahu cara bertahan.”
Han Yunjin bergumam sendiri sambil menatap cermin.
Di mata Han Jue…
ini agak lucu.
Sudah lama—
Han Yunjin masih tenggelam dalam “stalking” keturunannya.
Melihat dia belum ada tanda-tanda berhenti, Han Jue akhirnya berdeham pelan.
“Ehem.”
Han Yunjin langsung kaget setengah mati.
Dia menoleh—
dan langsung freeze.
“A… Ayah…”
Tanpa pikir panjang—
dia langsung berlutut dan kowtow.
Keringat dingin langsung keluar.
Maluuuu banget.
Barusan dia lagi sibuk “ngintip” keturunan sendiri…
dan ketahuan langsung.
Lebih parah lagi—
yang lihat itu ayahnya.
Orang terkuat di seluruh eksistensi.
Han Yunjin ingin menghilang saja dari dunia ini.
Han Jue tidak mengejeknya.
Hubungan mereka memang tidak sedekat Han Jue dengan Chu Xiaoqi.
Dia hanya mulai bertanya santai tentang kegiatan Han Yunjin.
Han Yunjin malah jadi makin semangat.
Ayahnya datang sendiri?!
Ini pasti bukan tanpa alasan!
Mereka ngobrol cukup lama.
Beberapa jam.
Lalu—
Han Jue mulai mengajarkan Dao.
Suara Dao dari seorang Creator Lord…
langsung membuat Han Yunjin—yang sudah di Great Dao Sage Realm—
masuk ke kondisi enlightenment.
…
Setelah beberapa waktu—
Han Yunjin membuka mata.
Dunia terasa berbeda.
Lebih jelas.
Lebih luas.
Lebih dalam.
Dia kira ayahnya sudah pergi.
Tapi ternyata—
Han Jue masih di sana.
Santai.
Main cerminnya.
Han Yunjin buru-buru mendekat dan membungkuk.
Dia garuk kepala, malu.
“Ini… cuma Dharma treasure yang aku buat dari karma garis keturunan keluarga Han…”
“Gak ada gunanya sih…”
“Cuma bisa lihat keturunan keluarga Han.”
“Maaf, Ayah…”
Dengan level Han Jue—
dia bahkan tidak butuh alat seperti itu.
Sekilas pandang saja—
dia sudah bisa melihat semua keturunannya di seluruh dunia.
Tapi melihat Han Yunjin yang gugup seperti ini…
Han Jue malah tersenyum.
“Tidak buruk.”
“Ngomong-ngomong… perkembangan keluarga Han sampai sekarang, banyak berkat kamu.”
“Walaupun potensi kultivasimu tidak sebaik saudara-saudaramu…”
“Aku selalu melihat usaha kamu.”
“Aku sangat senang.”
“Kamu adalah anak yang paling aku puas dan harapkan.”
Boom.
Kalimat itu…
langsung menghantam hati Han Yunjin.
Matanya langsung memerah.
Dia tidak pura-pura.
Ini tulus.
Sejak kecil—
dia tidak pernah mendapat pujian seperti ini.
Yang dia kurang selama ini bukan kekuatan…
bukan status…
tapi pengakuan dari ayahnya.
Dari orang terkuat.
Dia berusaha menahan emosi.
Tapi tetap…
gak kuat.
Ratusan juta tahun kerja kerasnya…
akhirnya diakui.
Tidak sia-sia.
Han Jue lalu memberinya sebuah Chaotic Supreme Treasure.
Tidak memberi perintah.
Tidak menyuruh apa pun.
Karena—
anak ini sudah melakukan yang terbaik.
Tidak perlu diajar lagi.
Setelah Han Jue pergi—
ruangan menjadi sunyi.
Han Yunjin menarik napas dalam.
Matanya berubah.
Tegas.
Dia paham maksud ayahnya.
Ayahnya ingin dia terus mengembangkan keluarga Han.
Memberinya tanggung jawab itu.
Mungkin—
ini jalannya mencapai Dao.
Orang lain menggunakan dunia untuk mencapai Dao.
Tapi dia?
Dia bisa menggunakan keluarga.
Dao Attainment Through the Family.
…
Dao Mystic Realm.
Dikelilingi ribuan dunia fana yang saling bertumpuk.
Di atasnya—
Immortal World.
Tempat para kultivator di atas Mahayana Realm.
Di bawah—
dunia fana penuh penderitaan.
Di pusat semua itu—
terbentuk daratan dari batuan tak terhitung.
Terus berkembang.
…
Di salah satu Immortal World.
Chu Xiaoqi sedang melayang di langit.
Naik awan, jalan santai.
Sejak ascension—
dia terus mencari Tang Wan.
Masalahnya…
nama “Tang Wan” di Immortal World itu seperti “Siti” di Indonesia.
Banyak banget.
Cari dari wajah?
Tetap susah.
Ratusan tahun berlalu.
Dia belum menemukan jejaknya.
Tapi—
dia tidak kecewa.
Karena selama itu…
dia mendapatkan banyak peluang.
Kekuatannya terus meningkat.
Bahkan—
dia sendiri merasa hidupnya sekarang…
lebih seru dari cerita-cerita yang dulu diceritakan kakeknya.
Hari itu—
dia tiba di sebuah tanah Immortal.
Setiap Immortal World punya sistem kekuasaan.
Di sini—
yang berkuasa disebut Divine Race.
Mereka sedang membuka perekrutan Immortal.
Chu Xiaoqi berpikir—
kalau dia jadi Immortal God…
mencari Tang Wan akan lebih mudah.
Minimal—
aksesnya beda level.
Dengan kekuatannya sekarang—
menjadi Immortal God bukan masalah.
Tapi—
dia terkejut.
Dia bukan yang paling menonjol.
Ada satu orang…
lebih muda darinya.
Tapi jauh lebih kuat.
Namanya—
Chen Jue.
Ini pertama kalinya Chu Xiaoqi bertemu jenius seperti itu.
Wawasannya langsung terbuka.
Setelah resmi menjadi Immortal God—
Chen Jue makin bersinar.
Namanya sering terdengar di mana-mana.
Tanpa sadar—
target baru muncul di hati Chu Xiaoqi.
Melampaui Chen Jue.
Bahkan…
dia sampai lupa sejenak soal Tang Wan.
…
Di atas awan.
Istana megah berdiri seperti lautan bintang.
Han Tuo dan Han Yunjin sedang minum bersama.
Han Yunjin bertanya, “Chu Xiaoqi ini muridmu? Potensinya biasa saja.”
Fakta bahwa Chu Xiaoqi dan Chen Jue bisa bertemu…
jelas bukan kebetulan.
Han Tuo tersenyum.
“Benar. Bakatnya biasa.”
“Tapi takdirnya luar biasa.”
“Chen Jue sangat berbakat, tapi temperamennya kurang.”
“Biarkan mereka jadi batu asah satu sama lain.”
Han Yunjin tertawa kecil.
“Aku berani setuju cuma karena kamu yang bilang.”
“Kakak Ketiga sangat menghargai Chen Jue. Dia bahkan menghentikan Heavenly Court merekrutnya.”
Di antara kakak-kakaknya—
Han Yunjin tahu siapa yang paling berpengaruh.
Untungnya…
Han Ling sepertinya tidak akan marah.
Han Yunjin lalu bertanya lagi:
“Ngomong-ngomong… Dao Mystic Realm ini kan dipegang Formless World…”
“Jangan-jangan…”
Formless World pasti menerima banyak “titipan jenius” dari berbagai pihak.
Dia khawatir—
Chen Jue bisa mati di sana.
Han Tuo santai.
“Tenang. Hubunganku dengan Formless World baik.”
(Formless World sendiri berada di bawah Formless Transcendent Deity, dan setia pada Han Jue.)
Artinya—
keluarga Han aman.
Han Yunjin tidak tahu level Dao Creator, jadi dia sempat khawatir.
Tapi setelah dengar itu—
dia lega.
Han Tuo memang bisa diandalkan.
Setidaknya—
lebih dari saudara-saudaranya yang lain.
Tiba-tiba—
sebuah sosok terbang mendekat dan berlutut.
“Sage! Sage! Sage Concubine Yuan dalam bahaya! Mohon diselamatkan!”
Han Yunjin langsung mengernyit.
Sage Concubine Yuan adalah Zenith Heaven Golden Immortal.
Masa melahirkan saja bisa bermasalah?
Dia langsung pamit dan pergi.
Han Tuo awalnya tidak peduli.
Tapi tiba-tiba—
dia mengernyit.
Perasaan aneh muncul.
“Aura ini… bagaimana mungkin…”
Bukan cuma dia.
Seluruh keturunan keluarga Han…
merasakannya.
…
Di dalam Primordial Chaos.
Di sebuah aula gelap.
Han Huang yang sedang bermeditasi—
tiba-tiba membuka mata.