Sepuluh tahun berlalu.
Han Jue melakukan hal yang sangat Han Jue:
min-max build.
Dia menaikkan semua Sword Dao Mystical Power sampai batas maksimal.
Lalu dia masuk Simulation Trial.
Hasilnya?
Semua lawan…
insta-kill.
Kecuali satu.
Heavenly Emperor.
Yang itu masih…
insta-kill Han Jue.
Han Jue hanya bisa mengangguk serius.
“Masih ada jalan panjang.”
Sekarang kultivasinya sudah mencapai batas maksimal.
Tidak bisa diperkuat lagi dengan cara biasa.
Jadi langkah berikutnya:
memahami Great Dao of Life and Death.
Sebenarnya ada satu jalan lagi:
reinkarnasi.
Tapi Han Jue masih ragu.
Kalau dia reinkarnasi…
Musuh-musuhnya tahu…
Bukankah itu kesempatan emas?
Kalau dia jadi musuhnya sendiri…
Dia juga pasti akan berpikir:
“Sekarang saatnya membunuh dia selamanya.”
Jadi Han Jue mengambil keputusan bijak.
Rencana reinkarnasi?
Ditunda paling belakang.
Kalau bisa tidak reinkarnasi…
ya jangan.
Prinsip hidup Han Jue sangat sederhana:
Kalau ada cara lebih aman, pakai yang itu.
Setengah tahun kemudian…
Han Jue menemukan sesuatu yang membuatnya sangat senang.
Memahami Great Dao of Life and Death ternyata bisa membuat kultivasinya…
terus meningkat.
Dia langsung kaget.
“Ini… Great Dao?”
Ternyata begini rasanya.
Great Dao of Life and Death adalah fondasi dari:
Six Paths of Reincarnation.
Tanpa kehidupan dan kematian…
Tidak akan ada reinkarnasi.
Saat memahami Dao ini…
Essence soul Han Jue masuk ke dalam Great Dao of Life and Death.
Dia melihat sesuatu yang luar biasa.
Kehidupan dan kematian tak terhitung makhluk hidup.
Ada yang lahir.
Ada yang mati.
Ada yang bahagia.
Ada yang menderita.
Ada yang menjadi raja.
Ada yang mati sebagai pengemis.
Awalnya hati Han Jue terguncang.
Tapi setelah melihat terlalu banyak…
Dia mulai menjadi…
kebal.
Namun kebal bukan tujuan akhir.
Tujuan sebenarnya adalah:
Memahami hidup dan mati
Menerima hidup dan mati
Mengendalikan hidup dan mati
Bukan…
dikendalikan oleh hidup dan mati.
Di dalam Connate Cave Abode…
Dao Comprehension Sword sedang menatap Han Jue.
Matanya berkedip.
Karena Han Jue sekarang terlihat…
aneh.
Di sekelilingnya ada dua aura.
⚫ Hitam
⚪ Putih
Rambutnya bahkan berubah warna.
Kadang hitam.
Kadang putih.
Seperti yin-yang berjalan.
Dao Comprehension Sword sangat penasaran.
Tapi dia tidak berani mengganggu.
Mengganggu orang yang sedang comprehending Dao…
bisa menyebabkan qi deviation kosmik.
Setengah tahun kemudian.
Seseorang datang.
Di Taibai.
Han Jue sedang tenggelam dalam Dao.
Jadi dia sama sekali tidak menyadarinya.
Dao Comprehension Sword keluar menyambut tamu.
Di tepi tebing…
Di Taibai berdiri.
Di sampingnya ada seorang wanita berpakaian putih.
Cantik.
Sangat cantik.
Para murid Hidden Sect langsung memperhatikan.
“Siapa itu?”
“Cantik sekali…”
“Lebih cantik dari Tu Ling’er.”
“Bahkan Xing Hongxuan kalah.”
Yang bisa menyaingi hanya:
Dao Comprehension Sword.
Wanita itu adalah…
Li Yao.
Ekspresinya dingin.
Tenang.
Aura waspada.
Semua orang langsung teringat satu orang.
Han Jue.
Temperamennya mirip sekali.
Tapi sebenarnya…
Di dalam hati Li Yao…
sangat gugup.
Sejak Han Jue menyelamatkannya waktu itu…
Dia memiliki perasaan yang aneh.
Dia sudah hidup lama.
Tapi hidupnya cuma:
kultivasi
kultivasi
kultivasi
kultivasi
Tidak pernah jatuh cinta.
Namun hari itu…
Ketika Han Jue muncul dari vortex…
Penampilannya benar-benar…
mengguncang hati.
Tampan.
Kuat.
Muncul seperti dewa.
Lalu menyelamatkannya.
Setelah itu…
Dia berkeliling banyak dunia.
Bahkan sampai ke Immortal World.
Tapi satu fakta tidak berubah:
Dia belum pernah melihat pria…
lebih tampan dari Han Jue.
Namun sekarang dia mulai waspada.
Bagaimana kalau orang di gunung ini…
bukan Han Jue yang dia kenal?
Bagaimana kalau dia punya niat buruk?
Ketika melihat Dao Comprehension Sword keluar dari gua…
Li Yao langsung panik.
Dalam hati dia berpikir:
“Jangan-jangan…”
“Han Jue suka tipe seperti ini…”
Sementara itu…
Dao Comprehension Sword melihat Li Yao.
Matanya langsung berbinar.
Dia berjalan mendekat.
Menatapnya dari atas sampai bawah.
Li Yao mundur satu langkah.
Kalau mundur lagi…
dia akan jatuh dari tebing.
Dao Comprehension Sword berkata ke Di Taibai:
“Master sedang memahami Dao.”
“Beliau tidak bisa keluar.”
Di Taibai bertanya:
“Wanita ini mengatakan dia kenal Han Jue.”
“Dia memang mengundangnya?”
Dao Comprehension Sword mengangguk.
“Benar.”
“Terima kasih telah membawanya.”
Di Taibai tersenyum.
Lalu…
menghilang.
Dao Comprehension Sword langsung menghadap Li Yao.
Dengan senyum lebar.
“Aku sudah melihatmu bersama Master.”
“Aku juga melihat pengalamanmu selama ini.”
“Kamu hebat sekali…”
Dia mulai ngobrol tanpa henti.
Li Yao langsung mengerutkan kening.
Bukan karena sombong.
Tapi karena merasa…
tidak nyaman.
Diketahui seluruh hidupnya.
Seperti dia sedang dimata-matai.
Kalau Han Jue yang diperlakukan begitu…
Kemungkinan besar dia sudah…
membunuh orangnya.
Dao Comprehension Sword akhirnya menyadari.
Mood Li Yao tidak bagus.
Jadi dia berkata:
“Silakan kultivasi dulu di sini.”
Dia menunjuk Fusang Tree.
Tempat kultivasi terbaik di gunung.
Black Hell Chicken bertanya:
“Apa hubungan dia dengan Master?”
Dao Comprehension Sword langsung mendengus.
“Ada hubungannya denganmu?”
“Kamu sudah Loose Immortal belum?”
Black Hell Chicken langsung diam.
Level bully murid senior.
Murid lain sebenarnya juga penasaran.
Tapi melihat ekspresi Li Yao yang dingin…
Tidak ada yang berani mendekat.
Mereka juga jenius.
Tidak perlu merendahkan diri.
Sepuluh tahun berlalu.
Han Jue akhirnya bangun dari kondisi Dao.
Dia merasa seperti baru beberapa hari.
Padahal sudah sepuluh tahun.
Tapi hasilnya luar biasa.
Kemajuan kultivasinya…
lebih besar daripada puluhan tahun kultivasi biasa.
Han Jue sangat puas.
Dia langsung melakukan ritual favoritnya.
Mengambil Book of Misfortune.
Mulai mengutuk musuh.
Dao Comprehension Sword berkata:
“Li Yao sudah datang.”
Han Jue mengangkat alis.
Dia memeriksa dengan divine sense.
Benar.
Li Yao sedang kultivasi di luar.
Han Jue berkata santai:
“Biarkan dia kultivasi.”
Dao Comprehension Sword terkejut.
“Kamu tidak ingin menemuinya?”
Han Jue menjawab:
“Yang dia butuhkan hanya tempat kultivasi.”
“Tidak perlu diganggu.”
Han Jue sebenarnya punya rencana.
Kalau Li Yao menganggap tempat ini rumahnya…
Ketika gunung ini diserang…
Dia juga akan ikut bertarung.
Tambahan combat power gratis.
Tapi Han Jue juga tahu satu masalah.
Kepribadian Li Yao…
mirip dirinya.
Kalau terjadi masalah besar…
Kemungkinan besar dia akan:
lari dulu.
Han Jue kembali membaca email.
Dan tiba-tiba…
dia mengerutkan kening.
Fang Liang diserang kultivator ×20.943
Fang Liang diserang iblis ×142.800
Ji Xianshen mendapat bimbingan mighty figure.
Lalu ada email lain.
Zhou Fan diserang Fang Liang — luka berat.
Mo Fuchou diserang Fang Liang — luka berat.
Han Jue bingung.
“Kenapa Fang Liang menyerang mereka?”
Belum selesai berpikir…
email berikutnya muncul.
Yang membuat Han Jue langsung serius.
Yang Tiandong…
mati.
Han Jue langsung menggunakan divine sense.
Dia menangkap jiwa Yang Tiandong.
Sudah berada di…
Netherworld.
Han Jue langsung mengirim essence soul ke sana.
Saat itu Yang Tiandong sedang…
mengantre di Bridge of Forgetfulness.
Seperti semua arwah lain.
Ekspresinya kosong.
Tiba-tiba Han Jue menariknya keluar dari antrean.
Yang Tiandong langsung sadar.
Begitu melihat Han Jue…
Dia langsung menunduk.
Wajah penuh rasa malu.
“Master…”
“Aku mengecewakanmu…”
Dia langsung berlutut.
Han Jue mengerutkan kening.
“Apa yang terjadi?”
Yang Tiandong berkata dengan suara gemetar.
“Aku…”
“Aku menantang seseorang sparring…”
“Lalu…”
“dipukul sampai mati…”