← Sebelumnya Berikutnya →

Chapter 760 - Ambisi Besar!


“Ngomong-ngomong… Ancient Desolate sudah lama terbuka. Kenapa makhluk-makhluk kuat itu nggak pergi?” tanya Huang Zuntian sambil mengelus dagunya.


“Bukannya itu penjara yang dibuat Dao Ancestor?”


Primordial Origin menjawab pelan,


“Dao Ancestor memang sangat kuat waktu itu. Bahkan banyak mighty figure di Chaos menduga dia adalah reinkarnasi Pangu.”


“Ancient Desolate dulu terbentuk dari dunia asal Heavenly Dao.”


“Meskipun sekarang sudah memutus providence dari Heavenly Dao… fondasinya masih ada.”


“Ditambah lagi, banyak makhluk kuat disegel di sana.”


“Seiring waktu, Ancient Desolate berkembang jadi dunia independen.”


“Bahkan memiliki Great Dao-nya sendiri.”


Dia berhenti sejenak.


“Bagi makhluk kejam itu… itu tempat yang sempurna untuk kultivasi.”


Huang Zuntian makin penasaran.


“Kalau begitu… siapa yang paling kuat di Ancient Desolate?”


Primordial Origin… diam.


Lama.


Huang Zuntian mengernyit.


“Kenapa diam?”


Akhirnya—


Primordial Origin menjawab dengan suara berat.


“Aku tidak bisa menyebut namanya.”


“Itu tabu.”


“Anak kecil… ingat ini.”


“Chaos tidak sesederhana yang kamu kira.”


“Semua makhluk hidup… berada dalam ilusi.”


“Ada hal-hal yang tidak boleh kamu tanyakan.”


“Tidak boleh kamu ingat.”


Nada suaranya… seperti orang yang tenggelam dalam kenangan panjang.


Huang Zuntian langsung merinding.


Penasaran?


Banget.


Tapi dia nggak berani tanya lagi.


Semakin lama bersama Primordial Origin—


Semakin dia sadar…


Chaos itu jauh lebih dalam dari yang dia bayangkan.


Bagaimana Chaos lahir?


Apa yang ada sebelum Chaos?


Apakah Great Dao Realm benar-benar akhir?


Apakah kultivasi tidak bisa menembus Chaos?


Semua pertanyaan itu…


Mulai mengganggu pikirannya.



Waktu berlalu.


Delapan puluh ribu tahun.


Han Jue membuka mata.


Senyum puas muncul.


80.000 tahun kultivasi…


Tanpa gangguan.


Dan hasilnya?


Mantap.


Kultivasinya meningkat drastis.


Lalu—


Sebuah pikiran gila muncul.


“Gimana kalau gue langsung seclusion sampai breakthrough besar?”


Gas terus.


Tanpa henti.


Tapi…


Dia langsung mikir ulang.


Kalau terlalu lama—


Heavenly Dao bisa berubah total.


Bahkan lepas dari kendalinya.


Memang sih, dia bisa menekan lagi dengan kekuatan absolut…


Tapi ribet.


Han Jue akhirnya menahan diri.


Dia pergi ke Dao Field kedua.


Melepaskan Scarlet Clear Fiendcelestial.


Murong Qi langsung menjemput.


Setelah mereka pergi—


Han Jue melihat ke arah Li Yao dan Dao Comprehension Sword.


Dua wanita itu duduk berdampingan.


Meditasi.


Cantik?


Nggak usah ditanya.


Dua-duanya beda style—


Tapi sama-sama mematikan.


Han Jue memperhatikan kultivasi mereka.


Dao yang dia tanamkan ke Dao Comprehension Sword—


Great Dao of Sword.


Sekarang—


Sudah mulai terbentuk sword Qi dalam dirinya.


Dan itu…


KUAT.


Belum attain Dao—


Tapi sudah setara Sage baru.


Sementara Han Jue menilai mereka—


Mereka juga diam-diam melihat dia.


Dengan empat Chaotic Supreme Treasure di tubuhnya…


Aura Han Jue sekarang—


GILA.


Bahkan mereka yang sudah sangat mengenalnya—


Tetap terpana.


“Ini manusia atau cheat system berjalan…?”


Li Yao membuka mata.


“Jangan pergi dulu.”


Han Jue: “Kenapa?”


Li Yao melirik Dao Comprehension Sword.


“Kami punya pertanyaan soal kultivasi.”


Han Jue langsung duduk.


Mulai diskusi Dao.



Lima puluh tahun berlalu.


Han Jue kembali ke Dao Field utama.


Sambil tersenyum.


“Lumayan.”


“Dua-duanya nggak mengecewakan.”


Dia mulai menantikan perkembangan mereka.



Seperti biasa—


Cek email.


Setelah 80.000 tahun…


Jumlah emailnya?


Ngeri.


Tapi bagi Great Dao Sage—


Scroll semua? Easy.


Han Jue memperhatikan satu nama:


Chu Shiren.


Aktif banget.


Sejak attain Dao—


Kultivasinya ngebut.


Sekarang sudah sampai mid-stage Primordial Chaos Zenith Heaven Golden Immortal Realm.


Han Jue langsung kirim dream.



Di bawah Fusang Tree.


Suasana nostalgia.


Chu Shiren membuka mata—


Langsung kaget.


Bagi Han Jue, mungkin cuma beberapa hari.


Tapi bagi dia?


Ratusan ribu tahun pengalaman.


Melihat Han Jue—


Langsung berlutut.


Aura Han Jue sekarang—


Level dewa.


Time Dao Robe, Grand Primordium Divine Crown, Chaotic Diamond Bracelet, Three Thousand Heavenly Dragon Ribbon…


Plus bayangan tiga ribu naga di belakangnya.


Aura ilahi meledak.


Chu Shiren langsung kagum.


“Pantas saja bisa membunuh Great Dao Divine Spirit…”


Han Jue tersenyum.


“Bagus.”


“Kamu bisa menciptakan Great Dao sendiri.”


“Bahkan membangun dunia.”


“Kamu memang murid yang paling aku harapkan.”


Chu Shiren langsung semangat.


Tapi dia tahan.


“Itu semua berkat Grandmaster.”


Dia sudah sering dengar pujian ini.


Sekarang dia malah mikir—


“Ah, ini pasti sudah dalam perhitungan Master…”


Han Jue lanjut,


“Coba ceritakan perkembangan Buddhist World.”


“Aku bisa melihatnya… tapi lebih seru dengar langsung darimu.”


Chu Shiren mengangguk.


Lalu mulai cerita.


Jam demi jam berlalu.


Buddhist World berkembang pesat.


Bukan sekadar dunia—


Lebih seperti jaringan sekte lintas dunia.


Para muridnya berkelana di Chaos.


Menyebarkan ajaran Buddha.


Menghapus penderitaan makhluk hidup.


Chu Shiren terlihat bangga.


Menurutnya—


Ini lebih “Buddha” dibanding Buddhist Sect di Heavenly Dao.


“Buddha sejati itu menyelamatkan makhluk hidup.”


“Bukan rebutan kekuasaan.”


Han Jue tersenyum.


“Niatmu bagus.”


“Tapi Chaos tetap Chaos.”


“Jangan terlalu percaya orang lain.”


“Kalau ada masalah…”


“Hubungi Hidden Sect.”


Dia menatap Chu Shiren.


“Kamu belum keluar dari Hidden Sect, kan?”


Chu Shiren langsung kaget.


“Grand-disciple akan selalu menjadi bagian Hidden Sect!”


Han Jue mengangguk.


Lalu mulai mengajarkan Dao.



Sepuluh tahun berlalu.


Han Jue membuka mata.


Dalam hati—


Dia terkejut.


“Ini anak…”


“Potensinya… mungkin paling tinggi.”


Pemahaman Chu Shiren terhadap Great Dao of Extreme Origin—


Sangat dalam.


Kalau ada jalur kultivasi khusus—


Dia sudah di depan banyak murid lain.


Bahkan Zhou Fan kalah dalam hal ini.


Yang paling penting—


Hatinya baik.


Mayoritas murid Han Jue kultivasi demi kekuatan.


Chu Shiren?


Punya ambisi untuk makhluk lain.


Bahkan Han Jue sendiri—


Nggak punya ambisi seperti itu.


Han Jue tersenyum.


“Menarik…”


Dia hendak lanjut kultivasi.


Tiba-tiba—


Dia merasakan sesuatu.


Menatap ke arah Chaotic Heavenly Road.


Aura itu…


Great Dao Sage!

Komentar

Untuk berkomentar, silakan login dengan Google .