Chapter 788 - Sepuluh Quadrillion Tahun!
[Lao Dan memiliki kesan baik terhadapmu. Tingkat kesukaan saat ini: 1 bintang]
Notifikasi ini muncul di depan Han Jue yang sedang berkultivasi.
Dia? Cuma melirik sekilas.
Lalu lanjut kultivasi.
Kalau yang punya kesan baik itu Laozi versi asli sih… mungkin dia bakal sedikit tertarik.
Kalau ini?
Yaudah lah ya.
Waktu terus berlalu.
Tahun demi tahun lewat begitu saja.
Han Jue langsung seclusion selama 120.000 tahun tanpa henti.
Dan akhirnya—
Saat breakthrough tiba!
Dia membuka mata, menenangkan pikirannya.
Akhirnya…
Waktunya naik level!
Kalau kali ini masih gagal…
Dia bakal mulai curiga dirinya sebenarnya “biasa aja”.
Sebelum breakthrough…
Han Jue mikir.
“Pakai lifespan dulu nggak ya?”
Toh nanti ke-refresh juga.
Sebelumnya dia sempat kehilangan setengah lifespan gara-gara Mystical Destiny Book.
Tapi sekarang?
Masih punya lebih dari 15 nonillion tahun lifespan.
…ya, angka yang absurd.
“Siapa yang enak dikutuk ya?”
Kalau lihat Hatred Points?
Jelas—
First Life Black Sovereign.
Tapi Han Jue mikir lagi.
Kalau orang ini dibiarkan…
Dia bisa jadi magnet masalah.
Semua Chaos bakal fokus ke dia.
Dan itu artinya—
Han Jue bisa farming dengan damai.
“Hmm… tetap kutuk aja deh.”
Lagipula, dia juga tidak mau terus-terusan “nyedot” dari Heavenly Dao.
Han Jue mengeluarkan Book of Misfortune.
Dan mulai mengutuk First Life Black Sovereign.
Lima hari berlalu.
Lifespan mulai berkurang.
Sambil mengutuk, Han Jue mulai mikir…
“Mau habisin berapa kali ini?”
“Septrillion tahun?”
“Ah, receh.”
“Mati nggak ya dia?”
“Coba aja.”
Cahaya hitam dari Book of Misfortune menyinari Daoist temple.
Aura jahatnya… ngeri banget.
Di sisi lain.
Di sebuah istana gelap.
First Life Black Sovereign sedang berusaha menahan kutukan.
Dia tetap dalam wujud bayangan hitam.
Tubuh aslinya masih tersembunyi.
“Hmph! Lagi?! Kali ini aku ingin lihat… bisa tidak kamu melukaiku!”
Dia langsung menggunakan Karma Mystical Power.
Gerakan tangannya kompleks, menciptakan bayangan ilusi yang mempesona.
Tiba-tiba—
Ekspresinya berubah drastis!
Kekuatan kutukan…
Mendadak meningkat tajam!
Dan terus meningkat!
Mystical Power miliknya…
Tidak berguna!
“Sial! Anjing itu bohong! Teknik ini sama sekali tidak bisa menahannya!”
First Life Black Sovereign mulai panik.
Dia tahu—
Kalau kutukan berlangsung lebih dari lima hari…
Artinya Dark Forbidden Lord benar-benar serius ingin membunuhnya!
“Apa gara-gara aku menyebarkan fitnah tentang dia…?”
Untuk pertama kalinya dalam hidupnya yang panjang…
Dia merasa takut.
Musuh ini—
Terlalu absurd.
Bahkan identitasnya pun tidak diketahui.
Dia hanya bisa bertahan sekuat mungkin…
Sambil berdoa dalam hati.
Di dalam Daoist temple.
Han Jue fokus penuh.
Menjaga output kutukan maksimal.
Lifespan terus berkurang.
1 quadrillion tahun…
2 quadrillion tahun…
5 quadrillion tahun…
[Karena kutukanmu, hati Dao musuhmu First Life Black Sovereign retak]
“Gas terus!”
7 quadrillion!
9 quadrillion!
10 quadrillion!
[Karena kutukanmu, hati Dao musuhmu First Life Black Sovereign rusak. Kultivasinya terganggu, jiwanya kacau]
“Udah cukup.”
Han Jue menutup Book of Misfortune.
Target sudah “hancur”.
Dia sempat mikir—
“Perlu nggak ya masuk mimpi dia?”
Ya… tergantung sikapnya.
Tanpa ragu, Han Jue menggunakan Dark Nightmare.
Masuk ke mimpi First Life Black Sovereign.
Dengan identitas—
Dark Forbidden Lord.
Di dalam mimpi.
Hanya ada mereka berdua.
Keduanya berbentuk bayangan hitam.
Tapi Han Jue dikelilingi api hitam.
Aura misteriusnya jauh lebih mengerikan.
“Itu benar-benar kamu…” kata First Life Black Sovereign dengan nada rumit.
Sebelum mati, Divine Lord Xin Yu sempat mengirim wajah Dark Forbidden Lord.
Jadi dia langsung tahu.
Han Jue cuma menatap dingin.
Diam.
Sunyi.
First Life Black Sovereign sebenarnya marah.
Dan benci.
Tapi logikanya berkata—
Jangan macam-macam.
Dia tidak punya cara melawan kutukan itu.
Akhirnya, dia bicara pelan.
“Fellow Daoist… apa yang kamu inginkan?”
Han Jue menjawab dengan suara serak.
“First Life Black Sovereign… justru kamu yang menginginkan apa?”
Boom.
Pikiran First Life Black Sovereign langsung kacau.
Bagaimana dia tahu Dao title miliknya?!
Selama ini dia selalu menyembunyikannya!
Apakah ini makhluk kuno?
Sosok dari sebelum Heavenly Dao?
Berbagai kemungkinan langsung memenuhi pikirannya.
Dan…
Han Jue langsung keluar dari mimpi.
Dia membuka mata.
Tersenyum tipis.
“Cukup.”
Dia sudah merasakan kekacauan dalam hati lawannya.
Kalau dilanjutkan…
Bisa salah langkah.
Sekarang?
Tinggal lihat…
Apa yang akan dilakukan First Life Black Sovereign.
Han Jue tiba-tiba merasa…
Agak kesepian.
Musuhnya terlalu sedikit.
Susah cari pelampiasan.
Dia menghela napas.
Lalu bersiap—
Breakthrough!
Di puncak Buzhou Divine Mountain.
Han Yu dan wanita berbaju hijau berdiri di tepi tebing.
Di bawah mereka, lautan awan menutupi dunia.
Wanita itu bertanya, “Senior, sedang memikirkan apa?”
Han Yu menjawab pelan, “Setelah sekian lama… apakah kebencian di hatimu masih ada?”
Wanita itu mengerutkan kening.
“Sejujurnya… sudah jauh berkurang.”
Selama ratusan ribu tahun bersama Han Yu…
Dia tidak mengalami banyak hal.
Tapi justru—
Dia jadi lebih “lega”.
Banyak hal yang dulu tidak dia mengerti…
Sekarang terasa sepele.
Dia bahkan mulai bertanya pada dirinya sendiri—
Apakah ini pencerahan?
Atau…
Dia hanya takut menghadapi dunia?
Han Yu bertanya lagi, “Selama ini kamu terisolasi dari dunia. Menurutmu dunia itu seperti apa sekarang?”
Wanita itu menjawab pelan.
“Sehari di langit, setahun di bumi… itu benar.
“Kalau dilihat dari satu kehidupan, penderitaan manusia itu sangat besar.
“Tapi kalau dilihat dari ratusan atau ribuan kehidupan…
“Semua tetap mati.
“Jadi… apa arti penderitaan satu kehidupan?”
Dia melanjutkan.
“Manusia yang terus bereinkarnasi… itu sendiri sudah penderitaan terbesar.
“Lebih besar dari penderitaan apa pun di dunia.”
Dia menatap Han Yu.
“Senior… kenapa manusia ada?
“Kenapa manusia tanpa bakat kultivasi tetap ada?
“Apakah dunia ini penjara?
“Dan kultivator yang bersalah akan dikirim ke reinkarnasi untuk menderita?”
Han Yu meliriknya.
“Sejujurnya… aku juga tidak tahu.”
“Tapi aku tahu satu hal.”
“Takdir itu ada.”
“Dan takdir adalah sesuatu yang sudah ditentukan sejak lahir.”
Dia teringat Qin Ling.
Lebih dari seratus ribu tahun telah berlalu.
Qin Ling semakin kuat.
Tapi…
Dendamnya semakin dalam.
Obsesi semakin kuat.
Penderitaan yang dia alami…
Terlalu berat.
Sampai Han Yu sendiri tidak tega melihatnya.
Tapi Han Yu tahu.
Ini adalah bagian dari calamity.
Setelah melewatinya…
Qin Ling akan melampaui segalanya.
Masa depannya akan lebih besar.
Konflik ini…
Membuat Han Yu bingung.
Apakah semua makhluk hidup…
Hanya bidak catur para Sage?
Kalau begitu…
Para Sage sendiri bidak siapa?
Siapa yang mengatur semuanya?
Dan…
Apakah dia tertawa?
Menangis?
Atau…
Tidak peduli sama sekali?
Wanita berbaju hijau berkata pelan,
“Tapi… dari tiga ribu Great Dao, masih ada jalan keluar, kan?
“Selain jatuh ke dunia fana dan menderita…
“Bukankah masih ada manusia yang menentang langit dan menjadi Deity atau Sage?”