Chapter 808 - Pilihan Para Sage


Para Chaotic Fiendcelestial mulai ribut.


Diskusi langsung panas.


“Pangu tetaplah Pangu… aura ini benar-benar tidak bisa dilupakan.”


“Walau aku benci dia… harus diakui, Great Dao of Strength memang mengerikan.”


“Dulu Great Dao of Heavenly Constellation hampir setara… tapi tetap mati di tangan Heaven-Opening Axe.”


“Kalau bukan karena Heaven-Opening Axe, Chaotic Green Lotus, dan Chaotic Bead… mana mungkin dia bisa membantai tiga ribu Fiendcelestial?”


“Sekarang dia kosong tangan. Mungkin kita terlalu melebih-lebihkan dia.”


“Eh?! Sword Qi-nya Foolish Sword Sage gila juga!”


Han Jue diam.


Dalam hati—


gelisah.


Masalahnya:


dia bukan Chaotic Fiendcelestial asli.


Dia cuma bisa ngerasain arah—


bukan lokasi detail.


Alias:


tidak bisa nonton pertarungan.


Han Jue:

Ini kenapa nggak ada live streaming sih…


Dia cuma bisa dengar “komentar penonton”.


Dari obrolan mereka—


pertarungan sengit banget.


Foolish Sword Sage kuat.


Tapi Pangu juga gila.


Han Jue menyimpulkan:


“Pangu bahkan tidak bisa insta-kill Foolish Sword Sage…”


“Biasa saja.”


Padahal dalam hati—


dia sebenarnya pengen ikut turun.


Tapi dia tahu:


ini bukan Pangu asli sepenuhnya.


Kalau dibunuh pun—


yang asli masih ada.


Lebih baik…


biarkan Pangu bersih-bersih dulu.


Kurangi jumlah Chaotic Fiendcelestial.


Nanti—


dia muncul sebagai “pahlawan”.


Bunuh Pangu.


Dengan alasan:


demi Chaos.


Padahal aslinya:


demi keselamatan diri sendiri.



Satu jam berlalu.


Aula tiba-tiba sunyi.


Han Jue langsung tahu.


Sudah selesai.


Tapi…


tidak ada yang bicara.


Clone Han Jue mulai panik.


Akhirnya—


Grand Primordium Fiendcelestial membuka suara:


“Foolish Sword Sage… kalah.”


“Tapi dia hampir menang.”


“Sayangnya…”


“Pangu punya Supreme Treasure lagi.”


Fiendcelestial langsung heboh.


“Apa itu? Bisa memantulkan Sword Dao?”


“Dia tertusuk Sword Dao… tapi tetap bisa membunuh!”


“Foolish Sword Sage hebat… benar-benar jenius.”


“Yang penting… dia tidak bergantung pada Great Dao. Tapi Sword Dao.”


Han Jue santai.


Ya wajar kalah.


Dia cuma mikir:


itu orang mati nggak ya?



Di Daoist temple.


50.000 tahun berlalu.


Han Jue buka mata.


Langsung cek email.


[Teman baikmu Foolish Sword Sage diserang Pangu.]

[Teman baikmu Foolish Sword Sage diserang kekuatan misterius. Jiwanya linglung.]

[Teman baikmu Foolish Sword Sage diserang Pangu. Tubuhnya hancur.]

[Teman baikmu Foolish Sword Sage diselamatkan oleh sosok misterius.]


Han Jue mengangkat alis.


Ada pihak ketiga.


Dia langsung tanya system:


“Siapa yang menyerang Foolish Sword Sage saat melawan Pangu?”


[500 miliar tahun lifespan akan dikurangi. Apakah kamu ingin melanjutkan?]


Lanjut!


[Holy Mother of Order: Late-stage Great Dao Supreme Realm, Great Dao Divine Spirit]


Han Jue menyipitkan mata.


Lagi-lagi dia.


Dia masih ingat—


wanita ini pernah hampir menghancurkan Heavenly Dao sekali serang.


Dia lanjut tanya:


“Siapa yang menyelamatkan Foolish Sword Sage?”


[900 miliar tahun lifespan akan dikurangi. Apakah kamu ingin melanjutkan?]


Lanjut!


[Laozi: Perfected Great Dao Supreme Realm, Transcendent Dao Expert, Pangu’s Essence Soul…]


Han Jue:

“…menarik.”


Essence soul Pangu… malah nolong lawannya Pangu.


Artinya:


Dao Sect ≠ Pangu.


Masuk akal.


Kalau Pangu tidak mati dulu—


Dao Ancestor tidak akan naik.


Jadi…


mereka bukan satu kubu.


Han Jue tersenyum.


Bagus.


Biar saling bunuh saja.


Tapi—


dia tetap penasaran.


Dia masuk simulation trial.


Lawan:


5000 Foolish Sword Sage.


Setelah ratusan simulasi—


dia berhenti.


Kesimpulan:


dia tidak bisa menang.


Dan Foolish Sword Sage kalah dari Pangu.


Artinya:


dia juga belum bisa lawan Pangu.


Han Jue langsung sadar diri.


Jangan sok jago.


Dia memutuskan:


lanjut kultivasi.


Kalau sudah mencapai:


Perfected Great Dao Primordial Chaos Realm


Baru—


Pangu bukan masalah.


Bahkan—


dia ingin nanti simulasi lawan:


10.000 Pangu.


Target hidup harus tinggi.



Tiba-tiba—


“Heavenly Venerate Xuan Du: Fellow Daoist Han, silakan ke Universal Hall.”


Han Jue berdiri.


Langsung pergi.



Di Universal Hall.


Semua Sage berkumpul cepat.


Total:


21 Heavenly Dao Sage.


Sudah jauh lebih kuat dari dulu.


Han Yu juga hadir.


Masih “fresh graduate” Sage.


Dalam hati dia:


Ayahku setara Xuan Du…


Gila.


Tapi—


Han Jue bahkan tidak meliriknya.


Han Yu langsung sadar:


oke… jangan sok dekat.


Heavenly Venerate Xuan Du langsung buka topik:


“Pangu… telah bangkit.”


BOOM.


Semua kaget.


Pangu itu siapa?


Pencipta Heavenly Dao.


Secara teknis—


leluhur mereka semua.


Xuan Du lanjut:


“Dia sedang memburu Chaotic Fiendcelestial.”


“Cepat atau lambat…”


“Dia akan datang ke Heavenly Dao.”


Semua langsung sadar sesuatu:


Han Jue = Chaotic Fiendcelestial.


Artinya—


Pangu juga akan membunuhnya.


Tapi…


itu Pangu.


Kalau mereka bela Han Jue—


artinya:


melawan Pangu.


Secara moral?


pengkhianatan.


Han Yu wajahnya berubah.


Baru jadi Sage… langsung ujian beginian?


Dia lihat Han Jue.


Santai.


Tenang.


Tidak ada tekanan.


Han Yu:

…ini manusia apa monster sih.


Saat itu—


Pan Xin bicara duluan:


“Aku memang keturunan Pangu.”


“Tapi aku mendukung Fellow Daoist Han.”


Semua langsung kaget.


“Kenapa?”


Pan Xin melanjutkan:


“Kita sekarang adalah Heavenly Dao Sage.”


“Kalau Han Jue jatuh—”


“Heavenly Dao akan dimakan Chaos.”


“Kalian pikir Pangu akan melindungi Heavenly Dao nanti?”


Sunyi.


Masuk akal.


Lalu—


Qiu Xilai tersenyum.


“Benar.”


“Zaman sudah berubah.”


“Kalau Pangu datang…”


“biarkan dia tahu—”


eranya sudah lewat.


Semua Sage:

“….”


Ini yang ngomong Qiu Xilai?


Yang biasanya paling takut mati?


Yang paling licik?


Sekarang malah paling berani?


Atmosfer berubah.


Semua mulai sadar:


ini bukan soal leluhur.


Ini soal—


siapa yang akan bertahan hidup.

Komentar

Untuk berkomentar, silakan login dengan Google .
Tekan ▶ untuk mulai membaca
0% 100%