Ch 849 - Membantai Divine Authority General dengan Satu Tebasan

Novel: Top Tier Providence, Secretly Cultivate For A Thousand Years

Chapter 849 - Membantai Divine Authority General dengan Satu Tebasan


Setelah menenangkan Foolish Sword Sage dan Red Fate, Han Jue langsung menghilang dari Universal Hall.


Dalam sekejap—


Dia sudah muncul di depan sepuluh ribu Divine Authority General!


Tanpa basa-basi, dia langsung menggunakan simulation trial untuk menyalin tingkat kultivasi mereka…


Lalu menghilang lagi.


Cepat banget.


Saking cepatnya, seolah-olah dia tidak pernah muncul.


Para Sage bahkan tidak menyadari kepergiannya.


Han Jue memperkirakan—


Masih butuh setidaknya lima menit sebelum mereka benar-benar tiba.


Cukup.


Dia langsung masuk simulation trial.


Target: 10.000 Divine Authority General.


Tanpa ragu—


Dia langsung all-in.


Han Jue menyatu dengan 1.949 Fiendcelestial Dharma Idol.


Mengangkat Primordial Judgment Sword.


Mengaktifkan Primordial Divine Rage.


Dan—


SWOOSH!!!


Satu tebasan.


Sword Qi yang tak terbayangkan langsung menyapu segalanya.


Sepuluh ribu Divine Authority General…


langsung lenyap.


Instant kill.


Han Jue membuka mata.


Mengernyit.


Lalu diam-diam menghela napas lega.


“Syukurlah…”


Dia sempat khawatir setelah pertempuran Grand Primordium Domain—


Para Divine Authority General bakal di-buff lagi.


Ternyata…


masih dalam batas wajar.



Dia masuk simulation trial lagi.


Kali ini—


dia tidak menyerang dulu.


Cuma ingin mengukur kekuatan mereka.


Beberapa napas kemudian—


dia membuka mata.


Mulai berpikir.


Heavenly Venerate Xuan Du menoleh.


“Fellow Daoist Han… kamu yakin?”


Dia sudah merasakan aura sepuluh ribu Divine Authority General.


Aura itu…


nggak masuk akal.


Kalau dia keluar sekarang?


Jawabannya simpel:


mati.


Aura mereka terlalu kuat.


Cukup untuk menghancurkan semua harapan.


Para Sage lain juga menatap Han Jue.


Campuran antara harap dan takut.


Yang tadi paling berisik kayak Zhou Fan, Long Hao, Zhao Xuanyuan—


sekarang diam.


Nggak ada yang berani flex lagi.


Han Jue berkata santai:


“Kalian mungkin nggak akan percaya kalau aku bilang aku yakin menang.”


“Aku cuma akan berusaha sebaik mungkin.”


“Jangan keluar. Kalian cukup nonton aku lawan mereka.”


Semua Sage langsung lega.


Jujur saja—


Mereka takut disuruh ikut bertarung.


Walaupun malu…


itu kenyataannya.



Han Jue tiba-tiba berdiri.


Mengeluarkan Primordial Judgment Sword.


Cahaya ungu-merah langsung memenuhi seluruh aula.


Menyilaukan.


Dan—


penuh killing intent.


Pan Xin langsung terpaku.


Dia teringat Heaven-Opening Axe miliknya.


“Brengsek… faksi Curse of Life…”


“Balikin Supreme Treasure gue!”


Sementara itu—


Han Jue mengangkat pedang dengan satu tangan.


Ujung pedang…


mengarah langsung ke Chaos.


Bayangan-bayangan muncul di atas kepalanya—


lalu masuk ke tubuhnya.


Dalam sekejap—


dia sudah menyatu dengan 1.949 Fiendcelestial Dharma Idol!


Dia mengangkat tangan kiri.


Dua jari—telunjuk dan tengah—


mengusap perlahan sepanjang bilah pedang.


Seperti sedang membidik.


Tatapannya…


segaris dengan ujung pedang.


Targetnya jelas.


Para Sage makin tegang.


Zhou Fan nggak tahan lagi.


“Master… mau ngapain?”


Dalam benak semua orang muncul satu pikiran absurd:


Jangan-jangan… dia mau menyerang dari sini?


Itu…


gila.


Musuhnya Divine Authority General!


Menyerang dari jarak sejauh ini?


Bukannya malah bikin mereka waspada?


Lalu—


Han Jue bicara.


Nada datar.


“Coba kalian bilang… pedangku ini…”


“bisa nggak membunuh sepuluh ribu Divine Authority General?”



SUNYI.


Universal Hall langsung beku.


Para Sage melotot.


Napas mereka berat.


Bahkan Heavenly Venerate Xuan Du…


bahkan Lao Dan…


sama saja.


Lao Dan diam.


Tapi dalam hati—


dia sudah siap kabur bawa Dao Sovereign dan dua lainnya begitu Divine Authority General tiba.


Dan sekarang—


Han Jue bilang mau bunuh sepuluh ribu dengan satu tebasan?


Ini…


bukan percaya diri lagi.


Ini… gila.


Tidak ada yang berani membantah.


Semua hanya bisa menatap pedang di tangan Han Jue.


Jantung berdebar.


Kalau benar…


Kalau benar dia bisa…


Mereka bahkan tidak berani melanjutkan pikiran itu.


Secara logika—


mustahil.


Itu kekuatan yang memusnahkan puluhan Chaotic Fiendcelestial!


Bahkan Pangu—


Giant God of Creation—


mati di tangan mereka!



Di ruang misterius.


Kabut keruh menyelimuti segalanya.


Evil Heavenly Emperor berdiri di depan bayangan raksasa bercahaya.


Di antara mereka—


sebuah ilusi menampilkan pemandangan sepuluh ribu Divine Authority General yang sedang melaju.


Wajah Evil Heavenly Emperor muram.


Aura mereka terlalu mengerikan.


Kali ini bahkan lebih cepat dari biasanya.


Jelas—


mereka benar-benar ingin meratakan Heavenly Dao!


Dia mengangkat kepala.


“Senior… Anda benar-benar tidak mau bertindak?”


“Saya hanya minta… selamatkan Hidden Sect!”


Bayangan itu menjawab datar:


“Aku tidak akan masuk karma, tidak akan masuk Chaos.”


“Aku tidak akan ikut campur.”


“Jangan coba-coba ikut campur. Di belakang Divine Authority General ada Supreme Rules dan Great Dao Providence Divine Authority.”


“Siapa pun yang menghalangi…”


“akan binasa.”


Evil Heavenly Emperor langsung berlutut.


Menggertakkan gigi.


“Senior! Tolong bertindak!”


“Saya rela jadi pion Anda selamanya!”


“Anda selalu bilang tidak masuk Chaos, tapi selalu mengamatinya!”


“Anda pasti punya ambisi!”


“Saya bisa jadi alat Anda!”


Namun—


tidak ada jawaban.


Dia tetap berlutut.


Menatap ilusi.


Jantungnya berdegup kencang.


Kalau mereka sampai ke Heavenly Dao…


Selesai.


Dia sebenarnya percaya pada Han Jue.


Tapi dia juga tahu satu hal:


Menghancurkan sepuluh ribu Divine Authority General…


mustahil.


Bayangan itu berkata lagi:


“Aku sudah bilang. Sepuluh ribu Divine Authority General tidak bisa dimusnahkan.”


“Itu Supreme Rule Chaos.”


“Kecuali ada kekuatan yang bisa membalikkan Chaos itu sendiri.”


“Dan kalaupun aku membunuh mereka…”


“akan muncul sesuatu yang lebih mengerikan.”


“Heavenly Dao sudah buntu.”


Evil Heavenly Emperor gemetar.


Dia mendongak.


“Apakah… ada yang lebih kuat dari Anda di Chaos?”


Jawaban datang tenang:


“Mungkin tidak.”


“Tapi Chaos itu sendiri… adalah yang terkuat.”


Evil Heavenly Emperor hendak bicara lagi—


Tiba-tiba!


Sebuah killing intent mengerikan meledak dari ilusi!


Dia terkejut.


Dari kegelapan—


sebuah sword Qi muncul!


Cepat.


Terlalu cepat.


Dalam sekejap—


Sword Qi itu menghantam sepuluh ribu Divine Authority General!


Tak terbendung!


Tak tertahankan!


Mengguncang seluruh Dark Forbidden Zone!


BOOM—


Cahaya pedang itu lenyap.


Dan—


lubang raksasa terbuka di Dark Forbidden Zone.


Lapisan ruang hancur satu per satu.


Memperlihatkan kehampaan primordial.


Sepuluh ribu Divine Authority General…


hilang.


Evil Heavenly Emperor terpaku.


Dia berkedip.


Berdiri.


Menatap lagi.


Kosong.


Tidak ada apa-apa.


“Senior! Di mana Divine Authority General?! Cepat tampilkan lagi!”


Tidak ada jawaban.


“Senior…?”


Akhirnya—


suara itu terdengar pelan:


“Divine Authority General… sudah tidak ada.”


“…Tidak ada? Maksudnya apa?”


Jantung Evil Heavenly Emperor berdegup liar.


Kalau dia tidak salah…


Sword Qi tadi…


membunuh mereka?


Satu tebasan…


menghapus sepuluh ribu Divine Authority General?



Bagaimana itu mungkin…?

Komentar

Untuk berkomentar, silakan login dengan Google .
Tekan ▶ untuk mulai membaca
0% 100%