Chapter 862 - Kutukan Gila, Septillion
Liu Bei mulai preach Dao kepada bunga putih di depannya.
Dia bahkan tidak peduli apakah bunga itu bisa “mengerti” atau tidak.
Yang penting…
Dia ajarin saja dulu.
—
Sebagian besar area Dao Field ketiga masih tandus.
Hanya area di bawah pohon itu saja yang sudah dipenuhi bunga.
Tapi ya…
Semua butuh proses.
—
Tahun demi tahun berlalu.
Akhirnya—
Setelah 89.000 tahun…
Book of Misfortune berhasil upgrade.
Dari Great Dao Supreme Treasure…
Menjadi Ultimate Dao Treasure!
—
Perlu diingat:
Great Dao Supreme Treasure = level setara Chaotic Supreme Treasure.
Cuma…
Book of Misfortune ini unik.
Lebih condong ke “Great Dao side”.
—
Begitu upgrade selesai—
Han Jue langsung mengeluarkan bukunya.
BOOM.
Aura hitam meledak.
Cahayanya menyinari wajah Han Jue.
Dan…
Aura kutukannya?
GILA.
Bahkan Han Jue yang sudah Great Dao Supreme…
Merasa jantungnya berdebar.
“Ini gue pelihara monster apa sih…”
Untuk pertama kalinya—
Dia agak was-was.
Han Jue langsung bertanya dalam hati:
“Apakah Book of Misfortune bisa backlash ke gue?”
[1 triliun tahun lifespan akan dikurangi. Apakah kamu ingin melanjutkan?]
Lanjut!
[Tidak untuk saat ini]
Han Jue langsung lega.
“Tapi… upgrade berikutnya harus hati-hati.”
—
Dia menarik napas dalam.
Pegang Book of Misfortune.
Dan langsung—
Kutuk Primordial Ancestor God!
—
“YES.”
Akhirnya bisa!
Kutukannya tembus!
Han Jue langsung all-in.
Tanpa rem.
Tanpa ampun.
—
Kutukan itu seperti tsunami Chaos.
Menghantam target tanpa bisa dihentikan.
—
Di sisi lain—
Primordial Ancestor God sedang bermeditasi.
Dikelilingi cahaya divine.
Binatang-binatang aneh berlarian di sekitarnya.
Tiba-tiba—
Dia membuka mata.
Tatapannya dingin.
“Dark Forbidden Lord…”
Dia langsung panik.
Ini pertama kalinya dia kena kutukan.
Padahal—
Dia punya Chaotic Divine Body.
Secara teori…
Kebal karma.
Tapi ini?
Masuk.
“Siapa ini?!”
Dia langsung berpikir:
Han Jue?
Sangat mungkin.
Orang ini pernah membantai 20.000 Divine Authority Generals dalam satu serangan.
Tapi…
Han Jue selalu di Dao Field.
Tidak bisa dilacak.
Kalau bukan dia?
Siapa lagi?
Devil Ancestor?
Life Lord?
Dao Ancestor?
Semakin dipikir—
Semakin kacau.
—
Sementara itu—
Han Jue masih ngegas.
Tanpa rem.
Dia bahkan sambil cek “email”.
Dan melihat lifespan-nya…
Turun gila-gilaan.
10 miliar tahun…
100 miliar…
1 triliun…
10 triliun…
Dan terus turun.
—
Han Jue sudah siap.
“Sekali kutuk… sekalian bikin cacat permanen.”
—
Setelah waktu lama—
Dia sudah habis:
10 kuadriliun tahun lifespan.
Baru muncul notifikasi:
[Karena kutukanmu, Great Dao musuhmu mengalami kerusakan]
Han Jue: “Cuma segitu?!”
“Gas lagi!”
—
Dia lanjut.
Tanpa ragu.
—
Di Chaos—
Tiba-tiba…
Ada seseorang mencapai Supreme Realm.
Aura baru muncul.
Seorang Great Dao Supreme lahir.
Han Jue bisa merasakannya.
Tapi…
Dia cuek.
“Bukan urusan gue.”
Fokus tetap:
NGEKUTUK.
—
Han Jue bahkan menetapkan target:
“Gue bakal bakar lifespan sampai 1 septillion tahun.”
Gila.
Ini level gambling kosmik.
—
100 kuadriliun…
200 kuadriliun…
300 kuadriliun…
400 kuadriliun…
[Great Dao target retak, Dao heart rusak]
“Masih kurang!”
—
500 kuadriliun…
[Kultivasi turun, Supreme Power kacau]
“Belum cukup!”
—
600 kuadriliun…
700 kuadriliun…
[Muncul mental demon]
[Mental demon dihancurkan, malah comprehension naik]
Han Jue:
“Wah, lu kuat juga ya…”
“Tapi… lanjut!”
—
800 kuadriliun…
900 kuadriliun…
[Great Dao rusak lagi]
[Kena backlash dari Divine Authority General]
[Recover lagi pakai will]
Han Jue nyengir.
“Liat siapa yang lebih tahan…”
—
1 quintillion tahun lifespan habis.
Book of Misfortune bergetar.
Aura hitam makin liar.
Mengelilingi Han Jue.
—
Sementara itu—
Di ujung Chaos—
Dalam kegelapan absolut…
Muncul sosok baru.
Pria berjubah hitam.
Armor hitam berlumuran darah.
Rambut panjang berkibar liar.
Matanya putih tanpa pupil.
Dia melangkah keluar dari kegelapan.
Dengan senyum dingin.
“Pemimpin Divine Spirits…”
“Dao-mu hancur ya.”
Dia mulai berjalan menuju Chaos.
Setiap langkah—
Melompati domain luas.
Mendekati pusat Great Dao.
—
Kembali ke Han Jue—
1.3 quintillion tahun lifespan habis.
[Kultivasi target turun drastis, tubuh hancur]
[Recover lagi]
[Diserang sosok misterius]
Han Jue langsung angkat alis.
“Lah… siapa ini?”
“Helper gratisan?”
“Bagus banget!”
—
Dia makin semangat.
1.4 quintillion…
1.5 quintillion…
[Soul origin target rusak]
—
Han Jue sekarang…
Sudah masuk mode gila.
Tidak ada strategi lagi.
Tidak ada hitung-hitungan.
Cuma satu:
“Lu nggak mati… gue nggak berhenti.”