Ch 900 - Ultimate Origin Fiendcelestial

Novel: Top Tier Providence, Secretly Cultivate For A Thousand Years

Chapter 900 - Ultimate Origin Fiendcelestial


Di dalam cahaya ungu.


Han Jue perlahan mengangkat kepala.


Dia bisa merasakan perubahan dalam dirinya.


Tubuhnya…


Sedang “naik level” secara fundamental.


Kekuatan yang belum pernah ada sebelumnya menempa tulang dan ototnya.


Primordial World di dalam jiwanya—


Mengembang liar.


Tanpa batas.


Perlahan…


Kulit Han Jue berubah menjadi ungu.


Rambut hitamnya kehilangan warna.


Tinggal helaian cahaya putih yang melayang.


Matanya berubah…


Seperti dua alam semesta penuh bintang.


Han Jue merasakan semua ini.


Dan yang aneh—


Tidak sakit sama sekali.


Sebaliknya…


Ini terasa luar biasa.


Lebih nikmat dari semua kebahagiaan yang pernah dia rasakan.


Kesadarannya melompat.


Menembus Chaos.


Naik lebih tinggi dari sebelumnya.


Dia melihat Chaos dari atas.


Chaos…


Kecil.


Seperti titik hitam di atas kertas putih tanpa batas.


Dan kertas putih itu—


Tak berujung.


Tiba-tiba—


“Titik hitam” itu mulai berubah.


Membesar.


Cepat.


Seolah waktu dipercepat.


Lalu—


CRACK!


Chaos pecah!


Berubah jadi fragmen ungu tak terhitung.


Menyebar ke seluruh wilayah kosong.


Seperti kabut ungu yang melahap segalanya.


“Ini… Primordial Chaos?”


“Apakah semuanya hanya siklus ruang-waktu?”


Kabut ungu memenuhi seluruh wilayah kosong.


Lalu—


Mulai menyusut.


Wilayah kosong bahkan hilang.


Primordial Chaos kembali menjadi—


Setitik.


Seperti tinta ungu di kegelapan absolut.


Hampa.


Kosong total.


“Bagaimana Primordial Chaos lahir?”


Pikiran itu muncul di benaknya.


Dia menunggu perubahan berikutnya.


Primordial Chaos terus menyusut…


Sampai akhirnya—


Berhenti.


Dan saat itu—


Han Jue shock.


Primordial Chaos…


Ternyata adalah—


Sebuah kepala manusia?!


Kepala ungu tanpa rambut.


Memiliki sembilan mata.


Tanpa hidung.


Tanpa mulut.


Mata-matanya kosong.


Dingin.


Tak bernyawa.


“Itu… apa?”


CRASH!


Semua hancur.


Kesadarannya kembali.


Transformasi selesai.


(Stellar Primordial Body Anda telah meningkat menjadi Extreme Dao Ultimate Origin Body.)


Han Jue langsung cek status.


Dan…


Dia menemukan sesuatu.


Labelnya berubah.


Dari:


Primordial Fiendcelestial


Menjadi:


Ultimate Origin Fiendcelestial.


“Di atas Primordial Chaos… ternyata ada Ultimate Origin…”


Han Jue agak bingung.


Ini tubuh baru…


Tapi kenapa dia nggak bisa kasih nama sendiri?


Dia langsung tanya system.


“Apakah pernah ada Ultimate Origin Fiendcelestial sebelumnya?”


[Tidak pernah. Ini hanya hipotesis dari suatu eksistensi. System mengembangkannya berdasarkan hipotesis tersebut.]


“Siapa yang bikin hipotesis itu?”


(Primordial Fiendcelestial sebelumnya)


Han Jue langsung paham.


Yang lama…


Juga ingin menembus batas.


Tapi gagal.


Berarti…


System ini…


Ada hubungannya?


“Apakah system diciptakan oleh Primordial Fiendcelestial sebelumnya?”


[Tidak]


…😐


Semakin misterius.


Han Jue akhirnya menyerah.


“Sudahlah, nggak usah dipikir.”


Dia mulai merasakan perubahan tubuhnya.


Supreme Power miliknya—


Sudah berevolusi.


Menjadi kekuatan baru:


Ultimate Origin Power.


Lebih kuat.


Lebih absurd.


Tubuhnya?


Sudah bukan “tubuh” biasa.


Terbentuk dari esensi ultimate.


Bahkan—


Jiwanya tidak lagi tunggal.


Dia bisa menciptakan banyak jiwa sekaligus.


Dan semuanya…


Bisa dia kendalikan.


Primordial World dalam dirinya—


Membesar 100 kali lipat.


Dan sekarang berada di dalam kehendaknya.


Bukan sekadar ruang jiwa.


Cahaya ungu di tubuhnya berubah…


Menjadi merah.


Lalu—


Menyusut.


Tubuhnya kembali normal.


Tapi…


Ada perubahan.


Pola merah muncul di dahinya.


Pupilnya merah terang.


Rambutnya—


Rontok.


Bald.


Di atas kepalanya muncul miniatur lautan bintang—


Versi kecil dari Primordial World.


Han Jue: …


“Lah?”


“Gue jadi Buddha???”


Dia langsung menumbuhkan rambut lagi.


Pola merah menghilang.


Tapi…


Pupil merah?


Nggak bisa diubah.


Dan ternyata—


Itu sumber kekuatan.


Kalau dia tutup mata?


Power turun drastis.


Jadi ya…


Biarkan saja.


Sekarang secara tampilan—


Dia hampir sama seperti dulu.


Cuma…


Matanya merah.


Dan auranya?


Nggak bisa dijelaskan.


Tanpa buang waktu—


Dia masuk simulation trial.


Langsung test.


25.000 Foolish Sword Sage (Great Dao Supreme)


→ INSTAKILL


30.000


→ INSTAKILL


50.000


→ INSTAKILL


80.000


→ INSTAKILL


100.000


→ INSTAKILL


Han Jue pakai Divine Might Great Heaven Palm.


Diperkuat Ultimate Origin Power.


Hasilnya?


Hancur total.


Tanpa sisa.


“Ini… gila.”


Power-nya benar-benar brutal.


Semua teknik lawan?


Nggak ada artinya.


Langsung dihancurkan.


Dia bahkan belum mencapai limit.


Masih mau lanjut—


Tapi tiba-tiba dia merasakan sesuatu.


Langsung berdiri.


Teleport.


Dia muncul di Dao Field utama.


Masuk ke kuil Xing Hongxuan.


Di sana—


Xing Hongxuan memegang perutnya.


Perutnya membesar.


Berdenyut.


Han Jue langsung merasakan—


Kehidupan yang luar biasa kuat.


Anaknya.


Akhirnya…


Mau lahir.


Xing Hongxuan panik.


Tapi begitu melihat Han Jue—


Langsung tenang.


“Suamiku… sepertinya aku akan melahirkan…”


Suaranya gemetar.


Padahal dia Sage.


Tapi anak ini…


Terlalu kuat.


Energinya bisa merobek tubuhnya kapan saja.


Han Jue langsung mendekat.


Menaruh tangan di perutnya.


Melindungi janin dengan Ultimate Origin Power.


Tapi—


Dia langsung kaget.


“Anak ini…”


Janinnya—


Tumbuh dengan kecepatan absurd.


Bahkan…


Mencoba menyerap Ultimate Origin Power!


Han Jue: 😑


“Bro… ini bukan level kamu.”


Dia langsung menurunkan level kekuatannya.


Mengubah sebagian menjadi Supreme Power.


Baru bisa diserap.


Sementara itu—


Di Dao Field ketiga.


Han Qing’er tiba-tiba memegang dadanya.


Wajahnya pucat.


“Ibu… aku merasa sesak…”


“Seperti… ada bencana datang…”


Qingluan’er langsung panik.


Di Chaos.


Han Tuo membuka mata.


Wajahnya juga pucat.


Tapi dia langsung sadar.


“Adik kecil…”


Dia bergumam.


“Lagi ngapain sih anak itu…”


Di Heavenly Dao, Buzhou Palace.


Han Yu tiba-tiba memegang dada.


Napasnya berat.


Seorang wanita di sampingnya kaget.


“Senior… Anda kenapa?”


Seluruh Chaos…


Mulai merasakan sesuatu.


Sesuatu yang besar.


Sesuatu yang…


Akan lahir.

Komentar

Untuk berkomentar, silakan login dengan Google .
Tekan ▶ untuk mulai membaca
0% 100%