Chapter 959 - Mau Bunuh Gue? Siap-Siap Mati!
Setelah Tujuh Supreme Avatar dihancurkan…
Mereka berubah jadi bintang-bintang tak terhitung.
Lalu—
Menyatu.
Menjadi satu sosok raksasa.
Besarnya?
Setara seluruh Chaos.
Seperti langit Chaos itu sendiri.
Han Jue…
Kecil banget di depannya.
Bahkan dengan level Perfected Great Dao Supreme—
Dia tetap kaget.
Ini bukan lagi perbandingan manusia vs gunung.
Ini… sel vs alam semesta.
Ukuran ini sudah melampaui konsep realm!
Han Jue bisa membesar tanpa batas.
Tapi tetap tidak mungkin menyamai Chaos.
Namun sosok ini?
Bisa.
Tekanan yang terlihat oleh mata saja…
Sudah cukup bikin sesak napas.
Auranya?
Jauh di atas Ancient Desolate Divine Spirit!
Satu nama langsung muncul di benaknya—
Dao Creator.
“…”
Serius?
Dia harus lawan Dao Creator?
Hati Han Jue langsung berat.
Versi masa depan Han Jue juga terdiam.
Lama.
Sosok raksasa itu terlalu besar…
Sampai tidak bisa dilihat sepenuhnya.
Lalu suara dingin itu kembali terdengar:
“Han Jue… masih belum terlambat untuk menunduk.”
“Selama kamu tetap di domainmu atau di Heavenly Dao…”
“Tidak mengganggu Chaos…”
“Tidak membantu Heavenly Dao berkembang…”
“Bencana ini akan berakhir.”
…
Han Jue masa depan tetap diam.
Dan—
Ilusi pun hancur.
Han Jue membuka mata.
Ekspresinya serius.
Apa yang terjadi setelah itu?
Kemungkinan cuma dua:
Dia menyerah
Dia di-insta-kill
Dan kemungkinan besar?
Yang pertama.
Dia mundur.
Ngumpet di Dao Field.
Lanjut kultivasi.
Masuk akal.
Dao Creator sekuat apapun…
Tidak bisa masuk ke Dao Field.
Makanya dia kasih “jalan keluar”.
Karena…
Dia juga tidak bisa membunuh Han Jue sepenuhnya.
Han Jue bertanya ke system:
“Yang tadi… itu Dao Creator?”
(500 triliun tahun lifespan akan dikurangi. Apakah kamu ingin melanjutkan?)
…
Lebih mahal dari biasanya.
Artinya?
Levelnya beda jauh.
Han Jue tetap pilih—
Melanjutkan.
(Ya)
Jawaban:
Benar.
Han Jue menghela napas panjang.
Perbedaan antara 100 triliun dan 500 triliun lifespan…
Sudah menjelaskan segalanya.
Makhluk itu…
Jauh melampaui Ancient Desolate Divine Spirit.
Levelnya beda dimensi.
Han Jue mengernyit.
“Gimana ini…”
Sebelum dia menghadapi semua makhluk…
Dia harus siap dulu menghadapi Chaotic Will.
Dan di belakang Chaotic Will—
Ada Dao Creator.
…
Kesimpulan?
“Kultivasi dulu.”
Classic Han Jue.
Selama dia di Daoist temple—
Aman.
Gak ada yang bisa masuk.
Murid-murid di Dao Field lain?
Juga aman.
Terikat oleh Dao Field.
Tidak bisa keluar.
Kebencian?
Tidak akan berkurang.
Ini bukan emosi biasa.
Ini…
Rewrite sistem.
Han Jue teringat kata-kata Pangu:
“Semua ini… ilusi.”
Kalau kehendak bisa dikendalikan…
Kalau dunia bisa diatur…
Apa arti hidup?
Yang tidak mencapai Dao Creator…
Pada akhirnya hanya bidak.
10 tahun kemudian.
Han Jue membuka mata.
Kondisinya?
Tidak bagus.
Dia aman.
Tapi Heavenly Dao?
Sedang ditekan habis-habisan.
Lebih dari 100 Great Dao Sage berkumpul di dekatnya!
…
Biasanya?
Jumlah segitu gak ada.
Sekarang?
Semua monster keluar.
Setengah wilayah Heavenly Dao…
Sudah diinjak-injak.
Hidden Sect?
Kacau.
Nyaris bubar.
Han Jue juga tahu—
Anak-anak dan muridnya di luar…
Diserang dari segala arah.
Walaupun mereka sekarang “benci” Han Jue…
Makhluk Chaos tidak percaya.
Mereka mau tangkap mereka—
Buat dijadikan sandera.
Han Jue punya opsi:
Pakai Invocation Dao.
Tarik semua balik.
Tapi—
Kalau begitu…
Heavenly Dao gak ada yang jaga.
Hidden Sect hancur.
Dan—
Tidak semua orang bisa dipanggil.
Dia harus bagi fokus.
Mata Han Jue berkedip.
Dia mulai mengaktifkan kekuatan.
Tiga ribu Great Dao.
Ultimate Origin Power.
Dia menciptakan—
Clone.
Clone ini punya:
Semua Mystical Power
Ultimate Origin Power
Tapi tidak punya Dharma treasure
Tidak punya kesadaran independen
Dia membagi kehendaknya jadi dua.
Satu untuk tubuh utama.
Satu untuk clone.
Clone itu langsung terbang jauh.
Menjauh dari Heavenly Dao.
Han Jue berpikir—
“Mau ke mana?”
…
Dia langsung menentukan satu tempat.
Grand Primordium Domain.
Tempat bekas kematian Grand Primordium Fiendcelestial.
Sekarang?
Tandus.
Dipenuhi aura pembunuhan.
Tidak ada yang berani mendekat.
Perfect.
Han Jue mendarat.
Lalu—
Mengumumkan ke seluruh Chaos:
“Aku adalah Divine Might Heavenly Sage!”
“Karena semua makhluk adalah musuhku…”
“Datanglah ke Grand Primordium Domain!”
“Aku akan menyambut semua musuh!”
“Siapapun yang datang—akan kubunuh!”
Suaranya menggema ke seluruh Chaos.
Bahkan Heavenly Dao pun mendengarnya.
Seketika—
Banyak aura kuat mengunci lokasi itu.
Han Jue dalam hati:
“Mulai.”
Ini pertama kalinya dia jadi musuh semua makhluk.
Dia sengaja memancing.
Kenapa?
Biar arus serangan terpusat ke dia.
Biar tubuh utama punya waktu kultivasi.
Kalau gak?
Semua akan tersebar.
Heavenly Dao hancur.
Han Jue ingin menjadikan tempat ini—
Forbidden Zone.
Tempat pembantaian.
Tiba-tiba—
Sebuah suara dingin terdengar.
“Divine Might Heavenly Sage!”
Api hijau bergulung dari Chaos.
Di atasnya—
Seorang pria berjubah ungu melangkah.
Great Dao Supreme.
Dan bukan yang lemah.
Han Jue hanya menatap.
Diam.
Pria itu berkata, “Aku—”
BOOM!
Han Jue langsung muncul di depannya.
Satu telapak.
Invisible.
Langsung—
HANCUR.
Tubuh lawan lenyap.
Tinggal jiwa.
Api hijau… hilang.
Pria itu gemetar.
“Tidak mungkin…”
Dia Great Dao Supreme!
Tapi…
Bahkan tidak sempat bereaksi.
Han Jue berkata datar:
“Mau mati?”
Pria itu mencoba tegar.
“Kau menghancurkan Dao Field-ku—”
CRACK!
Han Jue mengepalkan tangan.
Jiwanya langsung lenyap.
Simple.
Efisien.
Tanpa drama.
Han Jue menoleh ke kekosongan.
“Keluar semua.”
“Aku tidak akan menahan diri.”
“Mau dikontrol atau tidak…”
“Kalau kalian ingin membunuhku—”
“Kalian harus mati.”
10 juta tahun kultivasi.
Semua yang dia capai…
Bukan buat mati konyol.
Dia bisa mentolerir:
Keluarga.
Murid.
Heavenly Dao.
Tapi—
Chaos?
Tidak ada alasan.
Dia membiarkan Chaos hidup selama ini…
Hanya karena takut Dao Creator.
Tapi sekarang?
Dia tidak keberatan…
Mengurangi populasi top-tier Chaos sedikit 😈