Ch 970 - Sepuluh Ribu Emperor Soldier

Novel: Top Tier Providence, Secretly Cultivate For A Thousand Years

Chapter 970 - Sepuluh Ribu Emperor Soldier


Primordial Emperor Star?


Kelopak mata Han Jue berkedut.


Kedengarannya… lumayan gila.


Dia langsung mengecek deskripsi Han Ling dengan serius.


Primordial Emperor Star ternyata bukan bloodline, tapi Great Creation, bagian dari Primordial Fate.


Dari sini, Han Jue langsung paham satu hal:


Di era Primordial dulu, bukan cuma ada satu Primordial Fiendcelestial.


Pasti ada juga lifeform Primordial lainnya.


Kalau nggak?


Mana mungkin bisa lahir sembilan Chaos.


Han Jue menatap Han Ling.


Dia benar-benar tidak menyangka…


Yang dapat “takdir Kaisar” malah anak perempuan.


Karena Han Ling pendiam dan nggak banyak bicara, Han Jue selama ini lebih memanjakannya.


Sekarang dia sadar—


Keputusan itu benar.


Kalau dia cuek?


Dengan Great Creation seperti ini…


Han Ling bisa aja jadi tiran kelas Chaos.


Namanya juga “Emperor”.


Sedikit keras kepala = bencana.


Spirit Qi di Dao Field ketiga mulai mengalir deras ke tubuh Han Ling.


Dia mengenakan pakaian putih.


Aura-nya… seperti makhluk dari dunia lain.


Cantik?


Bukan lagi.


Level: bikin Chaos iri.


Wajahnya mewarisi Han Jue.


Ekspresi dingin.


Aura ungu menyelimuti tubuhnya.


Perlahan—


Muncul tanda ungu di antara alisnya.


Beberapa tahun kemudian.


Han Ling membuka mata.


Cultivation-nya?


Langsung tembus ke Golden Immortal Realm.


Dan—


Tinggal selangkah lagi ke Emperor Realm.


Dia merasakan perubahan dalam dirinya.


Senang.


Tapi juga… sedikit takut.


“Father… sepertinya ada yang aneh dengan tubuhku,” katanya pelan.


Han Jue bahkan tidak membuka mata.

“Itu kesempatanmu sendiri. Rasakan saja. Jangan khawatir. Mulai sekarang, kamu akan berkultivasi bersamaku. Setiap sesi—seratus ribu tahun.”


Han Ling: 😳


100.000 tahun?!


Tapi…


Dia tidak menolak.


Diam-diam menerima.


Di atas Chaos.


Para Great Dao Divine Spirits berkumpul.


Holy Mother of Order.


Ultimate God of Punishment.


Dan Five Great Divine Punishers.


Semua hadir.


Setelah beberapa tahun—


Tiga ribu Great Dao akhirnya tenang.


Ultimate God of Punishment bertanya,

“Apa yang Holy Mother simpulkan?”


Holy Mother menjawab:

“Seorang dengan Innate Great Creation telah lahir. Tapi aku tidak bisa mengetahui siapa atau di mana.”


Semua langsung diskusi.


“Belakangan ini, genius makin banyak.”

“Sepertinya era baru sudah dimulai.”

“Bukan cuma Divine Might Heavenly Sage.”

“Kita harus cek wilayah masing-masing!”

“Kesempatan seperti ini tidak boleh dilewatkan!”

“Sayang… dia bakal kelewatan Chaotic Assembly pertama.”


Di sisi lain.


Han Tuo dan Yi Tian juga ngobrol.


Yi Tian menghela napas.

“Iblis makin banyak. Kakakmu bakal punya lawan.”


Han Huang—


Prodigy nomor satu Chaos.


Lahir sebagai Freedom.


Sekarang sudah Great Dao Sage.


Talent-nya?


Bahkan Han Jue dulu kalah.


Han Tuo tersenyum santai.

“Bagus. Ada saingan biar nggak santai.”


Yi Tian nyengir.

“Ngomong-ngomong… cewek kemarin beneran nggak menarik buatmu?”


Tiga Divine Punisher lain langsung ikut senyum aneh.


Han Tuo:

“…aku nggak ada mood. Jangan bahas lagi. Soal ayahku… nanti aku minta maaf aja.”


Berita ini menyebar ke seluruh Chaos.


Kesimpulan semua orang:


Akan lahir prodigy baru—setara Han Huang.


Di Heavenly Court.


Evil Heavenly Emperor langsung cari Han Huang.


Dia ceritakan semuanya.


Reaksi Han Huang?


Dingin.


“Tidak ada yang bisa dibandingkan denganku. Aku ingin lihat dia seberapa kuat. Kalau dia sudah besar, aku akan lawan dia langsung.”


Aura Han Huang sekarang…


Bahkan lebih kuat dari Evil Heavenly Emperor.


Dia bukan bocah ceroboh lagi.


Evil Heavenly Emperor tersenyum, lalu masuk ke topik utama:


“Ayahmu ingin menjodohkanmu. Gimana kalau Princess Jiu Long? Darahku sendiri, gurunya Great Dao Sage, talent bagus, hampir tembus Primordial Chaos Realm. Wajah? Top tier.”


Han Huang langsung mengernyit.


Evil Heavenly Emperor lanjut:

“Kamu sudah cukup umur. Kamu harus menyebarkan bloodline Han. Ini perintah ayahmu. Adikmu tidak akan menikah lagi. Kalau kamu nolak… keluarga Han bisa habis.”


Han Huang menggeleng.


“Terima kasih, Yang Mulia. Tapi aku tidak butuh wanita. Aku tidak ingin punya kelemahan.”


Matanya tegas.


Evil Heavenly Emperor:

“…bahkan kalau nggak mau kelemahan, masa nggak mau wanita? Ini naluri manusia.”


Han Huang mengerutkan kening.

“Sejujurnya… wanita tidak menarik bagiku. Selain keluargaku, semua makhluk hidup terlihat rendah di mataku. Ngobrol saja sudah tidak nyaman, apalagi…”


Evil Heavenly Emperor:

😳


Error.


System crash.


Han Huang berdiri, meregangkan badan.


Tersenyum santai.


“Yang Mulia, aku bantu kamu menaklukkan dunia yang selama ini macet itu. Tunggu saja.”


SWOOSH!


Dia berubah jadi cahaya emas.


Lenyap.


Evil Heavenly Emperor berdiri bengong.


“…anak ini kenapa ya?”


Pause.


“…bahaya ini.”


Dia langsung panik.


Kalau Han Huang “belok arah”—


Dia nggak bisa menjelaskan ke Han Jue.


100.000 tahun kemudian.


Han Jue membuka mata.


Melihat Han Ling di sampingnya.


Selama 100.000 tahun—


Mereka tidak bicara sama sekali.


Kalau Han Qing’er?


Sudah stres dari 99.999 tahun lalu.


Tapi Han Ling?


Tenang.


Sabar.


Gila sih.


Baru umur 18 tahun.


Langsung retreat 100.000 tahun.


Mental baja.


Han Jue sangat puas.


Sekarang—


Han Ling sudah mencapai:


Primordial Chaos Realm.


Dengan bantuan Primordial Emperor Star.


Han Ling membuka mata.


Melihat ayahnya.


Wajahnya langsung cerah.


“Father…”


Han Jue mengelus rambutnya.

“Bagus. Aku puas.”


Han Ling langsung tersenyum lebar.


Dia mengangkat tangan.


SHUUU…


Sosok ungu muncul di sampingnya.


“Father, setiap kali aku naik minor realm, akan muncul Emperor Soldier seperti ini di dalam jiwaku. Kekuatannya sama denganku. Sekarang… sudah ada sepuluh ribu Emperor Soldier di dalam jiwaku.”


Nada suaranya masih pelan.


Tapi—


Nggak bisa sembunyikan rasa bangga.


Han Jue:

“…what?”


10.000 Emperor Soldier level Sage?!


Ini bukan cheat lagi.


Ini developer mode.


Dia mengamati lebih dekat.


Memang kekuatannya setara Sage.


Tapi—


Tidak punya Dharmic powers tanpa batas.


Jadi lebih ke:


Damage Sage, tapi resource terbatas.


Walau begitu—


Tetap gila.


Han Jue mengangguk.


“Pasukan ini harus kamu sembunyikan. Jangan keluarkan kecuali benar-benar perlu. Dan kalau kamu pakai—”


Dia berhenti sebentar.


Lalu berkata santai:


“Habisi musuhmu.”


Han Ling: 😳


Dia bahkan belum pernah lihat dunia luar.


Apalagi… membunuh.


Han Jue berdiri.


“Ayo. Ayah akan membawamu keluar. Kamu perlu pengalaman. Supaya nanti kalau menjelajah Chaos, kamu tidak dalam bahaya.”


Han Ling berdiri.


Pelan.


Menatap ayahnya.


Lalu berkata lembut:


“Aku… ingin terus berkultivasi di samping Ayah. Aku tidak ingin keluar ke Chaos.”

Komentar

Untuk berkomentar, silakan login dengan Google .
Tekan ▶ untuk mulai membaca
0% 100%