Chapter 974 - Fondasi Keluarga Han
Waktu berlalu dengan cepat.
Seratus ribu tahun lagi… lewat begitu saja.
Han Jue membuka mata, lalu seperti biasa—ngecek Primordial World dulu, baru lanjut baca “email”.
Semua aman.
Nggak ada drama.
!!
Pikiran Han Jue tiba-tiba melayang ke satu benda—
Mystical Destiny Book.
Cooldown-nya sudah selesai.
Ini jelas kabar bagus.
Benda ini setara dengan kehendak Chaos… bahkan lebih gila lagi.
Bisa ngacak memori semua makhluk hidup.
Nggak cuma itu—
Bisa langsung mengubah kenyataan.
Han Jue membaca ulang deskripsinya.
[Mystical Destiny Book: Ultimate Supreme Treasure, harta tertinggi yang terbentuk dari perebutan sebuah supreme creation. Dapat mengubah masa lalu dan masa depan target, bahkan langsung mengganti seluruh realitas. Tidak dibatasi oleh aturan apa pun dan tidak bisa dilacak. Setiap penggunaan akan mengurangi lifespan dengan jumlah berbeda. Setelah digunakan, akan memasuki fase tidur. Semakin sering digunakan, waktu tidur akan berlipat ganda. Catatan khusus: tidak bisa di-upgrade dan tidak bisa mengenali master.]
Han Jue terdiam sejenak.
Lalu mengangguk pelan.
Untuk sekarang… belum perlu dipakai.
Kalau ada masalah besar nanti, baru gas.
Saat ini dia aman.
Ninth Chaos juga nggak ngejar lagi.
Santai dulu.
Setelah itu, dia menoleh ke Han Ling di sampingnya.
“Ling’er, mau belajar Mystical Power?”
Han Ling langsung buka mata, kaget sekaligus senang.
“Mau!”
Han Jue langsung ngajarin.
Dan seperti biasa—
Talent Han Ling… nggak manusiawi.
Mystical Power biasa?
Sekali lihat, langsung bisa.
Beberapa bulan kemudian—
Dia sudah menguasai lebih dari sepuluh Mystical Power.
Termasuk Divine Might Great Heaven Palm.
Han Ling menghela napas.
“Pengen banget cari sparring partner…”
Han Jue langsung membuka akses simulation trial untuknya, lalu menjelaskan cara pakainya.
Han Ling langsung kaget.
Dan… ketagihan.
Beberapa dekade berikutnya, dia literally hidup di simulation trial.
Nggak bisa lepas.
—
Han Jue pergi ke main Dao Field dan mengamati Heavenly Dao.
Dia menemukan—
Han Yu sudah menikah.
Bahkan sudah punya keturunan.
Dalam 200.000 tahun, keluarga Han berkembang pesat.
Fondasinya… dalam banget.
Nggak semua Sage punya keturunan di Immortal World.
Apalagi sampai jadi keluarga besar.
Biasanya mereka lebih fokus ke hubungan guru-murid.
Bagi Sage, garis keturunan itu bukan metode terbaik.
Kenapa?
Karena nggak gampang lahir anak berbakat ekstrem.
Lebih gampang nyari murid dari seluruh Immortal World.
Selain itu, kalau terlalu fokus ke darah—
Orang luar jadi ngerasa susah masuk.
Akhirnya jadi eksklusif dan sempit.
Tapi keluarga Han?
Sudah berkembang selama puluhan generasi.
Bahkan punya banyak cabang di puluhan dunia fana.
Han Jue puas.
Cuma Han Yu yang benar-benar menjalankan misinya dengan serius.
Han Jue sendiri nggak ikut campur.
Keluarga Han ini… cuma kandidat untuk Creation Heaven’s Chosen miliknya.
Tapi tetap saja—
Sebagai keluarga Sage, reputasi mereka bagus banget di Immortal World.
Banyak juga genius dari Heavenly Dao lahir dari sana.
—
Saat Han Jue lagi mikir…
Tiba-tiba—
Sebuah black vortex muncul di depannya.
Invocation Technique!
Han Jue langsung menghitung.
Zhao Xuanyuan.
Han Ling masih sibuk di simulation trial.
Tanpa ragu, Han Jue melangkah masuk ke vortex.
Dia sudah meninggalkan seutas will di Daoist temple.
Jadi mati pun… santai.
—
Begitu keluar—
Pemandangan yang dia lihat…
gila.
Langit dipenuhi Resentful Devils berwarna hitam.
Jumlahnya?
Nggak kehitung.
Di bawah vortex—
Dao Sovereign dan yang lain berdiri.
Tapi kondisinya…
parah.
Dao Sovereign dan Jiang Yi hampir hancur.
Tubuh mereka penuh luka, bahkan sebagian hilang.
Api hijau aneh membakar luka mereka.
Ekspresi mereka… kesakitan banget.
Lao Dan mengangkat tangan, membentuk barrier dengan Dharmic powers.
Zhao Xuanyuan langsung lega begitu melihat Han Jue.
“Master! Tolong kami!”
Han Jue berdiri membelakangi vortex.
Dia sengaja nggak bergerak—
Kalau ada sesuatu masuk ke vortex…
Third Dao Field bisa bahaya.
Matanya menyipit.
Semua Resentful Devils di langit—
lenyap.
Padahal itu semua di level Freedom.
Masa iya nggak bisa nahan empat Great Dao Sage?
Aneh.
Sebelum sempat bertanya—
Han Jue tiba-tiba menoleh.
Di kejauhan…
Ada seseorang berjalan mendekat.
Tanah di bawah seperti gurun tandus.
Sosok itu—
Seorang pria dengan armor rusak.
Tubuhnya tinggi tegap.
Rambut panjangnya berkibar.
Wajahnya hitam seperti hantu.
Alisnya merah.
Matanya dingin—
dan seperti punya empat mata.
Aura-nya…
ganas seperti binatang buas.
Di tangan kanannya, dia memegang saber raksasa.
Saking besarnya, lebih besar dari tubuhnya sendiri.
Saat diseret—
membentuk jurang panjang di tanah.
Permukaannya ditutupi sisik hitam-merah.
Bilhnya berkilau seperti bulan.
Han Jue menyipit.
Aura ini…
setara Great Dao Supreme.
Pantes saja Dao Sovereign dan yang lain nggak kuat.
Tapi—
ini tempat apa?
Divine sense Han Jue menyapu seluruh dunia.
Dunia ini luas banget.
Mirip Chaos…
tapi aneh.
Chaos nggak punya daratan sebesar ini.
Tunggu—
Dasar Chaos?
Dia pernah ke sana waktu melawan Ancient Desolate Divine Spirit.
Tempatnya mirip.
Tapi—
Bukan!
Di sini nggak ada Chaotic Qi!
“Master! Hati-hati! Di sini bisa melahap Dharmic powers!” Zhao Xuanyuan berteriak.
Dia menunjuk pria berarmor itu.
“Dia yang bikin Dao Sovereign dan Jiang Yi hampir mati! Cuma satu tebasan!”
Jiang Yi batuk keras.
“Jaga image sedikit kek…”
Lao Dan menatap Han Jue dengan ekspresi rumit.
Divine Might Heavenly Sage…
Han Jue bertanya,
“Ini tempat apa?”
Zhao Xuanyuan menjawab,
“Nggak tahu. Harusnya bukan Chaos. Kami masuk dari bawah Chaos. Di sini kami dapat Great Dao Providence Divine Authority. Setelah lama di sini, kami kira sudah tak terkalahkan di level Great Dao Sage… eh malah ketemu monster ini.”
Great Dao Providence Divine Authority…
Kekuatan yang berhubungan dengan Supreme Rules.
Dan mereka bisa menggunakannya di luar Chaos?
BOOM!!
Pria berarmor itu tiba-tiba melompat.
Tanah sejauh ratusan mil langsung runtuh.
Debu beterbangan.
Dia mengangkat saber—
dan menebas Han Jue!
Kekuatan ini?
Buat manusia biasa, langsung mati ketakutan.
Tapi bagi Han Jue…
meh.
Dia bahkan mengernyit.
Pria itu menembus barrier Lao Dan dan menghantam tanah.
Saat saber hampir mengenai—
Han Jue mengangkat tangan.
Divine Might Great Heaven Palm!
BOOM!!!
Gelombang kekuatan meledak.
Pria itu langsung hancur jadi debu.
Saber raksasanya terlempar ke kejauhan.
…segitu doang?
Bahkan lebih lemah dari Sage?
Aura sih kayak Great Dao Supreme.
Tapi kecepatannya?
Payah.
Han Jue bingung.
Tiba-tiba—
Saber itu berhenti.
Lalu berkilat dingin.
Dan menyerang lagi!
Cepat banget!
Han Jue makin mengernyit.
Dia nggak menghindar.
Di belakangnya ada vortex.
Kalau tembus—
Han Ling bisa kena.
BOOM!!
Saber itu menghantam Ultimate Mortal Robe milik Han Jue.
Dua kekuatan bentrok—
Langit bergetar.
Angin dahsyat menyapu bumi.
Di bawah tatapan Han Jue—
Sisik di permukaan saber mulai bergerak…
Lalu—
membentuk kembali sosok pria berarmor itu.