Chapter 994 - Number One Dao Orthodoxy of the Chaos
“Father… kenapa dia kayak gitu sih? Lawannya juga bukan musuh. Nyebelin banget…”
Han Ling bertanya dengan nada pasrah.
Han Jue santai menjawab,
“Dia itu dari dulu nggak pernah keluar dari Dao Field-ku.”
“Sekarang sadar dirinya ternyata nggak lemah… jadi terlalu excited.”
“Maklumi saja. Intinya… dia kebanyakan bacot.”
Han Ling terdiam.
Dia mencoba mencerna.
Dan akhirnya…
Masuk akal.
Black Hell Chicken memang tipe yang kalau dikasih panggung—
Langsung overacting.
Aksi Black Hell Chicken sendiri sebenarnya tidak menarik perhatian para big shot.
Ada lebih dari 100 arena.
Battle level Freedom Sage?
Masih terlalu “ringan” buat mereka.
Tapi…
Ada satu orang yang kesal.
Yaitu elder dari lawannya.
Sayangnya—
Karena itu murid Hidden Sect…
Dia cuma bisa diam.
Battle Freedom Sage berlangsung relatif lama.
Tidak ada insta-kill seperti Han Jue.
Beberapa pertarungan bahkan makan waktu berhari-hari.
Ultimate God of Punishment juga tidak ikut campur.
Biarkan mereka bertarung.
Proses lebih penting.
Han Jue sendiri santai.
Nonton saja.
Seperti lagi marathon tontonan.
Hari berikutnya—
Perhatian Han Jue tertarik ke satu orang.
Han Ming.
Adik kandungnya di kehidupan ini.
Mereka jarang benar-benar ngobrol.
Han Ming sejak dulu memilih jalan sendiri.
Diam.
Keras kepala.
Dan sekarang—
Han Jue melihatnya bertarung serius untuk pertama kalinya.
Aura itu…
Masih sama seperti dulu.
Lebih baik mati daripada merepotkan orang lain.
Pertarungan berlangsung dua jam.
Dan akhirnya—
Han Ming menang.
Mengandalkan kekuatan Great Dao dari Chaotic Fiendcelestial.
Di level Freedom Realm—
Itu hampir cheat.
Karena menyentuh kekuatan Great Dao…
Harusnya sudah level “di atas” makhluk biasa.
Dalam penilaian Han Jue:
Han Ming > Black Hell Chicken.
Untuk jadi Thousand Lord, peluangnya lebih besar.
Sedangkan Han Qing’er…
Sedikit bahaya.
Kurang pengalaman tempur.
Terlalu dimanja sejak kecil.
Dia memang menang di ronde pertama…
Tapi kalau mau lanjut?
Masih harus menang beberapa kali lagi.
Dan itu…
Sulit.
Han Jue mengamati keseluruhan.
Dari 10.000 jenius—
Kurang dari 1.000 yang mencapai Great Dao.
Sekitar 200-an saja.
Tapi angka itu sudah sangat besar.
Dulu?
Seluruh Chaos saja tidak sampai segitu.
Kesimpulannya:
Generasi ini…
Bukan kaleng-kaleng.
Dan itu sebagian besar karena satu orang—
Ultimate God of Punishment.
Dia menciptakan lingkungan.
Menekan generasi lama.
Memberi ruang bagi jenius.
Han Jue tersenyum tipis.
“Lingkungan menentukan segalanya…”
Dia lalu membandingkan:
Heavenly Venerate Xuan Du → jalan damai
Ultimate God of Punishment → jalan dominasi
Dua pendekatan.
Dua hasil.
Dan lucunya—
Keduanya sekarang…
Kerja untuk dia.
Han Jue langsung merasa puas.
Kalau bukan karena dia menghancurkan Primordial Ancestor God dulu…
Semua ini tidak akan terjadi.
Singkatnya:
Semua tetap berujung ke dia.
Cuma dia yang low profile saja.
Tiga bulan kemudian—
Akhirnya para Great Dao Sage turun.
Yang pertama dari Hidden Sect: Jiang Jueshi.
Begitu mulai—
Dia langsung aktifkan Great Creation.
Mengunci area sejauh 10.000 mil.
Lalu—
Divine Might Great Heaven Palm.
Selesai.
Tapi…
Elegan.
Dia tidak membunuh lawan.
Tidak menghancurkan jiwa.
Bahkan sebelum lawannya “kalah total”…
Dia sempat memberi hormat.
Gentleman.
Ultimate God of Punishment langsung berkomentar,
“Ini baru aura Great Sage.”
Banyak yang mengangguk.
Nama Jiang Jueshi langsung naik.
Setelah itu—
Satu per satu Great Dao Sage Hidden Sect turun:
Han Huang
Dao Sovereign
Zhao Xuanyuan
Jiang Yi
Murong Qi
Heavenly Constellation Fiendcelestial
Guan Bubai
dan lainnya
Semua menang.
Clean.
Tanpa banyak drama.
Faksi lain?
Iri.
Dalam hati:
“Ini sekte atau cheat code?”
Fondasinya terlalu dalam.
Dan dengan sengaja—
Ultimate God of Punishment tidak mempertemukan mereka satu sama lain dulu.
Masih dipisah.
Biar show-nya maksimal.
Han Jue juga memperhatikan satu orang—
Formless World.
Anak ini…
Berbahaya.
Meskipun menyembunyikan aura—
Di mata Han Jue, transparan.
Dari sisi kultivasi?
Lebih kuat dari Han Huang.
Dan nama “Formless”…
Membuat Han Jue curiga.
Dia langsung melakukan deduksi.
Hasilnya:
Formless World punya bagian dari warisan Formless Transcendent Deity.
Oh…
Pantesan.
Ini bukan jenius biasa.
Ini “anak proyek”.
Dengan cheat.
Masuk akal.
Sebulan kemudian—
Thousand Lords akhirnya ditentukan.
Nama dan asal mereka muncul di langit.
Misalnya:
Han Huang — Heavenly Court
Han Tuo — Divine Punisher
Dan seterusnya.
Mereka sekarang sudah “lulus tahap 1”.
Tapi ini belum apa-apa.
Karena berikutnya—
Top 100.
Di sinilah kompetisi sebenarnya dimulai.
Reward-nya?
Gila:
Hundred Sovereigns → wilayah + otoritas
Ten Absolutes → jadi Great Dao Divine Spirit
Eternal Peak → puncak segalanya
Bahkan sendirian pun bisa jadi overlord.
Sekarang—
Karena jumlah Great Dao Sage hanya ~200—
Mereka akhirnya mulai bertemu.
Pertarungan makin brutal.
Yang pertama gugur dari Hidden Sect?
Black Hell Chicken.
Dan…
Seperti biasa—
Dia ngamuk di courtyard.
Ngatain semua orang.
Sampai orang tua lawan pun kena.
Han Jue hampir ketawa.
Aneh.
Kalau murid lain kalah—
Dia mungkin sedih.
Kalau Black Hell Chicken?
Malah lucu.
Mungkin karena…
Dia terlalu konyol.
Satu per satu Freedom Sage tersingkir.
Sebulan kemudian—
Tinggal puluhan.
Dari Hidden Sect—
Hanya Han Ming yang tersisa.
Yang lain?
Sudah gugur.
Han Jue melihatnya…
Dan merasa lega.
Adiknya…
Sudah bisa berdiri sendiri.
Dulu dia khawatir Han Ming akan jadi beban.
Sekarang?
Malah terasa seperti melihat junior.
Han Jue tiba-tiba berpikir:
“Kayaknya… gue sudah tua.”
Padahal dia merasa masih muda.
Karena hidupnya kebanyakan…
Ngurung diri.
Kultivasi.
Repeat.
Waktu berlalu lagi.
Tersisa 200 jenius.
Dan…
Hidden Sect menguasai 10% slot.
Dominasi.
Total.
Tanpa debat—
Hidden Sect sekarang resmi jadi:
Nomor satu Dao Orthodoxy di seluruh Chaos.