Chapter 833 - Berkumpulnya Hidden Sect
Han Jue kembali ke Daoist temple.
Duduk.
Diam.
Berpikir.
—
Tekanan dari 10.000 Divine Authority Generals?
Dia jelas merasakannya.
Dan kalau dia saja merasa berat…
Apalagi yang lain.
—
Tapi anehnya—
Han Jue malah santai.
“Bagus juga…”
“Sekalian tes mental para Sage.”
—
Kalau mereka kabur?
Ya sudah.
“Ganti saja.”
Brutal, tapi realistis 😏
—
Target utama Han Jue tetap sama:
Breakthrough.
Karena hanya itu—
Yang bisa bikin dia benar-benar punya kontrol.
—
Dia menutup mata.
Lanjut refining bintang.
—
Sudah 700.000 tahun sejak breakthrough terakhir.
Bagi Han Jue?
Cepat.
Bagi dunia luar?
Sudah beberapa era lewat.
—
Immortal World?
Penuh:
Jenius baru
Tokoh besar
Era baru
—
Di sisi lain—
Para murid pribadi Hidden Sect berkumpul di:
Myriad Worlds Projection.
Seperti biasa—
Yang jadi “ketua tongkrongan”:
Black Hell Chicken.
—
Walaupun dia jarang keluar—
Statusnya tetap tinggi.
—
Topik hari ini?
Divine Authority Generals.
—
“10.000 Great Dao Sage?! Gila kali!”
“Heavenly Dao mau lawan pakai apa?!”
“Banyak yang sudah mikir kabur dari providence Heavenly Dao!”
“Ini bakal jadi calamity terbesar!”
—
Suasana langsung tegang.
—
“Master belum ngomong apa-apa…”
“Tenang aja. Kalau Master takut, dia sudah kabur duluan.”
—
Semua: “…”
Valid.
—
“Tapi masalahnya…”
“Kita nggak bisa kabur!”
“Katanya, kalau ada makhluk ‘tak terdeteksi’…”
“Divine Authority Generals bisa langsung muncul!”
—
Sunyi.
—
Zhou Fan akhirnya bicara:
“Kalau begitu… kita pulang ke Dao Field saja.”
“Dao Field Master pasti aman.”
—
Chu Shiren ikut:
“Atau ke Buddhist World-ku.”
—
Li Xuan’ao menghela napas.
“Ngomong-ngomong…”
“Di Heavenly Dao mulai ada suara aneh.”
—
Semua langsung fokus.
—
“Ada yang mulai bilang…”
“Divine Authority Generals bukan target Heavenly Dao.”
“Tapi Chaotic Fiendcelestials.”
—
Su Qi langsung kesal:
“Beberapa Sage juga mulai ngomong aneh-aneh.”
—
Dao Sovereign langsung nyeletuk:
“Mereka pikir mereka immortal apa?!”
—
Faktanya—
Walaupun berita disembunyikan…
Tetap bocor.
Lingkaran atas sudah tahu.
—
Jiang Yi mendengus:
“Kalau bukan karena Sect Master…”
“Heavenly Dao sudah lama hancur!”
“Sekarang malah lupa diri?”
—
Black Hell Chicken melihat Li Daokong:
“Situasi Life gimana?”
—
Li Daokong tenang:
“Kami sekarang… mode bertahan hidup.”
“Tapi…”
“Divine Authority Generals justru meringankan tekanan ke kami.”
—
Ironis.
—
Li Xuan’ao langsung usul:
“Kita semua balik.”
“Kumpulkan kekuatan Hidden Sect.”
“Hadapi ini bersama.”
—
Semua mengangguk.
Termasuk:
Zhou Fan
Chu Shiren
—
Karena mereka sadar:
Dimanapun mereka lari—
Tetap target.
—
“Lebih baik mati bareng…”
“Daripada lari sendirian.”
—
Sementara itu—
Di tempat lain…
—
Three Pure Sacred World
Cahaya warna-warni memenuhi ruang.
—
Yang Che datang.
Langsung masuk.
Menuju aula tertinggi.
—
Dia berlutut:
“Senior Three Pure…”
“Aku datang.”
—
Sementara itu—
—
Di luar 33rd Heaven…
Qiu Xilai sedang kultivasi.
—
Tiba-tiba—
Seseorang muncul.
Jie Yin.
—
Qiu Xilai membuka mata.
Mengernyit.
—
Jie Yin langsung to the point:
“Divine Authority Generals tidak bisa dilawan.”
“Kembali ke Western Sect.”
—
Qiu Xilai diam.
—
Jie Yin lanjut:
“Setiap Divine Authority General…”
“Bisa mendominasi Great Dao Sage.”
“10.000 dari mereka?”
“Ini kekuatan absolut.”
—
“Fiendcelestial dan Heavenly Dao…”
“Akan dihancurkan.”
“Ini tidak bisa diubah.”
—
“Beberapa Sage sudah cari jalan keluar.”
“Aku datang… karena kita pernah kenal.”
—
Qiu Xilai bertanya pelan:
“Kamu yakin kamu aman?”
“Kamu juga dari Heavenly Dao.”
—
Jie Yin terdiam.
—
Lalu menjawab:
“Kami sudah memutus providence Heavenly Dao.”
“Kami bukan bagian dari sana lagi.”
—
Dia menatap Qiu Xilai.
“Aku tidak mengerti…”
“Kenapa kamu begitu loyal pada Han Jue.”
—
“Kalau berubah pikiran…”
“Datang padaku.”
—
“Waktumu tidak banyak.”
—
Dia menghilang.
—
Qiu Xilai tetap duduk.
Tenang.
Tapi dalam hati—
“Lucu.”
—
“Gue sudah milik Master.”
“Mau dibujuk siapa juga nggak bakal goyah.”
—
Dia berdiri.
—
“Lebih baik…”
“Cari siapa yang mau kabur.”
—
Dia mulai bergerak.
Membersihkan internal.
😏
—
Di tempat lain—
—
Lao Dan lagi santai di paviliun.
—
Tiba-tiba—
Dao Sovereign ngomong:
“Kami mau kembali ke Heavenly Dao.”
—
Lao Dan langsung meledak:
“LU GILA?!”
—
Dao Sovereign tegas:
“Heavenly Dao dalam bahaya.”
“Kami harus pulang.”
—
Zhao Xuanyuan dan Jiang Yi:
“Setuju.”
—
Lao Dan kesal:
“10.000 Divine Authority Generals!”
“Kalian itu apa di depan mereka?!”
“Bahkan aku saja…”
“Belum tentu bisa lawan!”
—
Mereka diam.
—
Tapi…
Tatapan mereka?
Nggak goyah.
—
Mereka sudah siap.
Mati pun—
nggak masalah.
—
Setelah hening panjang—
Jiang Yi berkata:
“Gue malah pengen lihat…”
“Seberapa kuat mereka.”
—
Lao Dan: “…”
—
Zhao Xuanyuan langsung nyolot:
“Lu mau nahan kami?”
—
Lao Dan mendengus.
“Ya sudah!”
“Gue ikut!”
—
“Aku juga mau lihat…”
“Seperti apa Sect Master kalian itu.”
—
Suasana langsung berubah.
Jadi santai lagi.
—
Zhao Xuanyuan langsung mulai:
“Bro, Han Jue itu ya…”
Dan mulai…
ceramah panjang + flex.
🤣
—
Sementara itu—
—
Great Dao Tower bergerak.
Buddhist World juga bergerak.
—
Zhou Fan & Chu Shiren—
Langsung bawa seluruh pasukan.
Menuju Heavenly Dao.
—
Skala besar.
Chaos mulai bergerak.
—
Dan…
Di tengah semua itu—
—
Han Jue?
Masih…
kultivasi.
—
50.000 tahun berlalu.
—
Han Jue membuka mata.
Matanya bersinar.
—
Dharmic power-nya…
Naik lagi.
—
Dia langsung:
Simulation trial.
Target:
10.000 Foolish Sword Sage.
—
Selama ini—
Dia memang belum breakthrough.
Tapi—
Dengan refining bintang—
Power-nya terus meningkat.
—
Ditambah:
Fiendcelestial Dharma Idols
Dan:
Grand Unity Aspect
—
Han Jue tersenyum tipis.
“Sekarang…”
“Gue mau lihat…”
“Seberapa jauh gue sudah berkembang.” 😏