Chapter 834 - Tak Tertandingi!


Han Jue membuka matanya.


Senyum tipis muncul di wajahnya.


—


Setelah puluhan simulation trial…


Kesimpulannya:


10.000 Foolish Sword Sage?


Sudah jadi… makanan ringan 😏


—


Dia bisa mengalahkan mereka dengan mudah.


Masalahnya cuma satu:


Belum bisa insta-kill.


—


Dan standar Han Jue sekarang?


Gila.


—


Bukan “bisa menang”.


Tapi:


“Harus bisa bunuh 10.000 sekaligus dalam satu serangan.”


—


Ambisi sehat 😌


—


Han Jue meregangkan tubuh.


Lalu buka “email”.


—


Chaos akhir-akhir ini…


Mulai rame lagi.


—


Banyak kenalannya:

  • Diserang

  • Bertarung

  • Berpetualang


—


Tapi anehnya—


Divine Authority Generals?


Masih belum muncul.


—


Han Jue langsung nanya:


“Akan berapa lama lagi sampai mereka datang ke Heavenly Dao?”


[1 kuadriliun tahun lifespan akan dikurangi. Apakah kamu ingin melanjutkan?]


Tanpa mikir:


Lanjut!


[Sekitar 2 juta tahun.]


—


Han Jue mengangguk pelan.


—


Tidak lama…


Tapi juga tidak santai.


—


Dia mikir sebentar.


—


“Kasih tahu murid-murid dulu deh…”


“Biar nggak mati konyol di luar sana.”


—


Dia melihat ke Chaos.


—


Dan langsung…


kaget dikit.


—


Semua muridnya—


lagi OTW pulang.


—


Yang datang:

  • Buddhist World 🌍

  • Great Dao Tower 🗼

  • Bahkan… dunia-dunia ikut bergerak


—


Scene-nya?


Epic parah.


Kayak migrasi besar-besaran.


—


Han Jue hitung pakai deduksi.


—


“Oh… mereka janjian.”


—


Dia tersenyum.


“Lumayan…”


“Bikin gue tenang.”


—


Ini bukti satu hal:


Divine Authority Generals = level horor maksimal.


—


Bahkan murid-muridnya yang biasanya barbar…


Sekarang pilih:


“Balik kandang.”


—


Han Jue tiba-tiba kepikiran ide jahil.


—


Dia ambil:


Book of Misfortune.


—


Target:


Divine Authority Generals.


—


“Coba curse dulu… siapa tahu delay mereka.”


—


Dia mulai…


—


…


—


Hasilnya?


Gagal total.


—


Nggak kena sama sekali.


—


Seolah-olah…


Mereka tidak eksis di Chaos.


—


Bahkan saat dia visualisasi wajah mereka—


Tetap nggak bisa lock.


—


Han Jue langsung nanya lagi:


“Sekarang gue lawan Divine Authority Generals… menang nggak?”


[1 kuadriliun tahun lifespan akan dikurangi. Apakah kamu ingin melanjutkan?]


Lanjut.


[Tidak.]


—


Singkat.


Padat.


Menyakitkan.


—


Han Jue: “…”


—


Jawabannya absolut.


Nggak ada abu-abu.


—


Ini bukan:


“Sulit menang.”


—


Tapi:


“Mustahil menang.”


—


Jantung Han Jue sempat berdebar.


—


“Bahaya.”


—


Kesimpulan:


Harus breakthrough SECEPATNYA.


—


Untungnya—


Masih ada:


2 juta tahun.


—


Harusnya cukup…


—


Kalau…


nggak ada masalah.


—


Dan di situlah masalahnya:


Han Jue paling benci kata:


“kalau.”


😑


—


Dia langsung lanjut kultivasi.


—


Sementara itu—


—


Suara tiba-tiba muncul di pikirannya:


“All Fiendcelestials, kumpul di Grand Primordium Domain!”


—


Han Jue?


Ignore.


—


“Lu pada ribut dulu sana.”


😌


—


Grand Primordium Domain


Semua Chaotic Fiendcelestials berkumpul.


—


Grand Primordium Fiendcelestial berdiri di depan.


Wajah serius.


—


Dia lihat sekeliling.


—


“Kurang orang…”


(Han Jue nggak datang 🤣)


—


Foolish Sword Sage ada.


Semua wajah tegang.


—


Mereka tahu:


Ini perang beneran.


—


Grand Primordium Fiendcelestial bicara:


“Pangu sudah memberi kita kesempatan.”


“Kita tidak bisa lari lagi.”


—


Dia lanjut:


“Divine Authority Generals…”


“Bukan mencari Primordial Fiendcelestial.”


—


“Tapi…”


“Menghapusnya.”


—


Ruangan langsung sunyi.


—


“Kalau kita mati…”


“Primordial Fiendcelestial akan gampang ditemukan saat berkembang.”


—


“Dan…”


“Tidak akan sempat jadi kuat.”


—


Semua langsung ngerti.


—


“Mereka mau bunuh kita…”


“Supaya masa depan mati dari awal.”


—


Gila.


—


“Apakah kalian rela?!”


—


Semua:


“TIDAK!!!”


—


Foolish Sword Sage maju.


“Daripada mati satu-satu…”


“Lebih baik kita lawan bareng.”


—


Veteran bicara.


Semua langsung respect.


—


Tapi ada yang ragu:


“Kita bisa menang?”


—


Realistis.


—


Grand Primordium Fiendcelestial:


“Pangu bisa revive.”


“Dan dia sudah kumpulkan Twelve Ancestral Magi.”


—


Semua langsung:


kaget.


—


Pangu = cheat code.


—


Diskusi langsung panas.


—


Strategi:

  • Gabung semua kekuatan

  • Cari sekutu

  • Bahkan… ajak Devil Ancestor


—


Grand Primordium Fiendcelestial tertawa:


“Bagus!”


—


“Biar Divine Spirits tahu…”


“Siapa penguasa Chaos sekarang!”


—


🔥 Perang besar akan datang.


—


Sementara itu—


—


Heavenly Dao


Di Divine Palace…


—


Pintu terbuka.


—


Qin Ling keluar.


—


Aura:


MELEDAK.


—


Pseudo-Sage!


—


Golden dragon melingkari tubuhnya.


Bayangan halberd raksasa di belakang.


—


Dia menatap langit.


—


“Buddhist Sect…”


“Waktunya bayar utang darah.”


😈


—


Aura-nya langsung menyebar.


—


Semua genius Divine Palace berdatangan.


—


Zhang Guxing muncul (Dharma Idol).


—


Dia langsung tanya:


“Kenapa kamu nggak tahan aura?”


—


Qin Ling:


“Saya lagi…”


“declare war.”


—


Zhang Guxing: “…”


—


Marah?


Sedikit.


—


Tapi dalam hati:


lega.


—


“Akhirnya dimulai…”


—


Immeasurable Calamity:


Phase berikutnya aktif.


—


Sementara itu—


—


Fang Liang’s Dao Field


Yang ngumpul:

  • Dao Sovereign

  • Zhao Xuanyuan

  • Jiang Yi

  • Ji Xianshen

  • Su Qi


—


Jiang Yi:


“Itu Qin Ling ya?”


“Kenapa auranya brutal banget?”


—


Fang Liang jelasin rencana Immeasurable Calamity.


—


Zhao Xuanyuan:


“Buset… kalian mainnya berat.”


—


Dao Sovereign menghela napas:


“Dari dulu…”


“Sage selalu main catur.”


—


“Bedanya sekarang…”


“Kita sudah keluar dari papan.”


—


Su Qi langsung angguk:


“Gue paling trauma yang dulu…”


😅


—


Jiang Yi nanya:


“Master bilang apa?”


—


Fang Liang jawab santai:


“Tidak ada.”


—


Semua langsung ngerti.


—


Kalau Han Jue diam…


Artinya cuma satu:


—


Dia siap bertarung.


—


Dan itu—


Lebih menenangkan daripada apapun.


😏

Lanjut membaca Ch 835 - Great Dao Supreme Primordial Fiendcelestial!

Komentar

Untuk berkomentar, silakan login dengan Google .
☕
Tekan ▶ untuk mulai membaca
0% 100%